
DITURUNKAN secara reguler dan menjadi andalan tim merupakan impian setiap pemain profesional. Tetapi akan menjadi masalah jika kerap dicadangkan. Hal inilah dirasakan bek muda Sriwijaya Bobby Satria. Ia mengaku rindu teriakan suporter dan kangen menjadi starter.
"Bagaimana ya, saya sangat rindu diturunkan. Tetapi semuanya keputusan pelatih. Sebagai pemain profesional saya harus siap menjadi cadangan atau dimainkan," kata Bobby, Senin (8/2).
Seperti diketahui Bobby merupakan salah satu pemain berbakat yang dimiliki SFC. Talentanya sudah terasa sejak usia dini. Kemampuannya sebagai pemain belakang terbilang komplot, memiliki kecepatan, penguasaan bola mumpuni dan bisa membaca serangan lawan. Satu lagi kelebihannya yakni ketenangan dan taktis.
Pemain kelahiran Padang ini merupakan mantan pemain Persebaya dan selama satu musim menjadi langganan skuad utama. Satu tempat di lini belakang menjadi miliknya. Selama satu musim bersama tim berjuluk Bajul Ijo itu, Bobby mendapatkan banyak kenangan dan pengalaman.
Tetapi semuanya berubah ketika ia memutuskan berseragam Laskar Wong Kito. Keberadaan bek senior Charis Yulianto dan bek masa depan Ambrizal serta kedatangan Precious Emuejeraye membuatnya tersisih. Sebab pelatih Rahmad Darmawan selalu memilih ketiganya dibandingkan Bobby.
Pemuda usia 23 tahun ini mengaku akan bertahan bersama SFC sampai kapan pun dan siap bersaing untuk mendapatkan tempat utama. Untuk itu Bobby berharap diturunkan dalam laga SFC versus Persebaya Surabaya 10 Feburari nanti. Sebagai mantan pemain klub Surabaya itu tentunya keberadaan dan pengalaman Bobby sangat dibutuhkan.
"Jika diberikan kepercayaan tentunya saya ingin memberikan yang terbaik bagi SFC. Saya tahu bagaimana menghadapi tim ini (Persebaya)," tandas Bobby.