TAMPIL gemilang dalam dua laga terakhir melawan Persebaya dan Persik Kediri, playmaker Sriwijaya FC Zah Rahan mampu mengangkat SFC kembali ke papan atas klasemen sementara Liga Super Indonesia (ISL). Namun sayang, gelandang asal Liberia itu harus absen akibat akumulasi kartu, saat timnya menjamu Persisam Samarinda di Stadion Gelora Jakabaring, Selasa (16/2).
Kondisi ini membuat Zah kecewa. Baginya sangat tidak mengenakkan ketika menyaksikan rekan-rekannya berjuang penuh keringat di lapangan, sementara ia hanya dapat menyaksikan dari tribun penonton.
Sangat tidak mengenakan memang, hanya menonton saja, tanpa bisa berbuat banyak,” ungkap Zah tak lama setelah timnya tiba di Palembang, Minggu (14/2).
Pemilik tinggi 166 cm ini absen setelah menerima kartu kuning keduanya saat menghadapi Persik Kediri, di Brawijaya Sabtu (13/2). Sebelumnya, dalam pertandingan lawan Persib di putaran pertama lalu, ia juga menerima kartu kuning.
Meski harus kecewa, pemain usia 24 tahun ini akan memberikan dukungan kepada rekan-rekannya. “Saya akan support dan jadi suporter teman-teman saat bertanding nanti. Saya yakin kita terus meraih hasil bagus lawan Persisam, sebab ini pertandingan kandang,” harap pemain yang dikenal lincah dan piawai mengocek bola.
Zah menjadi inspirator kemenangan SFC dalam dua laga terakhir. Dalam pertandingan lawan Persebaya dan Persik, ia mencetak 1 gol. Seperti diketahui perannya di lini tengah nyaris tidak tergantikan. Selama putaran pertama lalu, hanya satu kali Zah diistirahatkan 17 pertandingan yakni saat menghadapi Persiwa Wamena.
Absennya Zah kerugikan bagi SFC, mengingat Obiora cs menghadapi Persisam yang memiliki pemain merata di semua lini.Namun pelatih Rahmad Darmawan sudah menyiapkan penggantinya.
Kita sudah menyiapkan beberapa alternatif pemain yang bisa menggantikan peran Zah seperti Tony, Alamsyah atau Arif,” ujar RD.
Kondisi ini membuat Zah kecewa. Baginya sangat tidak mengenakkan ketika menyaksikan rekan-rekannya berjuang penuh keringat di lapangan, sementara ia hanya dapat menyaksikan dari tribun penonton.
Sangat tidak mengenakan memang, hanya menonton saja, tanpa bisa berbuat banyak,” ungkap Zah tak lama setelah timnya tiba di Palembang, Minggu (14/2).
Pemilik tinggi 166 cm ini absen setelah menerima kartu kuning keduanya saat menghadapi Persik Kediri, di Brawijaya Sabtu (13/2). Sebelumnya, dalam pertandingan lawan Persib di putaran pertama lalu, ia juga menerima kartu kuning.
Meski harus kecewa, pemain usia 24 tahun ini akan memberikan dukungan kepada rekan-rekannya. “Saya akan support dan jadi suporter teman-teman saat bertanding nanti. Saya yakin kita terus meraih hasil bagus lawan Persisam, sebab ini pertandingan kandang,” harap pemain yang dikenal lincah dan piawai mengocek bola.
Zah menjadi inspirator kemenangan SFC dalam dua laga terakhir. Dalam pertandingan lawan Persebaya dan Persik, ia mencetak 1 gol. Seperti diketahui perannya di lini tengah nyaris tidak tergantikan. Selama putaran pertama lalu, hanya satu kali Zah diistirahatkan 17 pertandingan yakni saat menghadapi Persiwa Wamena.
Absennya Zah kerugikan bagi SFC, mengingat Obiora cs menghadapi Persisam yang memiliki pemain merata di semua lini.Namun pelatih Rahmad Darmawan sudah menyiapkan penggantinya.
Kita sudah menyiapkan beberapa alternatif pemain yang bisa menggantikan peran Zah seperti Tony, Alamsyah atau Arif,” ujar RD.