PALEMBANG, SRIPO — Sriwijaya FC kini bertahta di puncak klasemen Grup F Asian Football Confederation (AFC) Cup dengan mengemas tujuh poin dari tiga kali pertandingan. Sementara pesaing terberatnya, Becamex Binh Duong FC berada di urutan kedua dengan empat poin dari tiga pertandingan.
Binh Duong sangat ingin menggeser Laskar Wong Kito dari tahtanya. Kesempatan itu sangat terbuka saat SFC bertandang ke kandang mereka di Stadion Go Dau Vietnam, Selasa (6/4) pukul 18.00. Maka Alves cs sudah menebar teror dan sesumbar akan mengalahkan SFC dengan skor 4-0 untuk merebut tahta.
Hal inilah yang diwaspadai kapten tim Keith Kayamba Gumbs. Mereka harus waspada terhadap sepak terjang Becamex Binh Duong pada lanjutan kompetisi. Sebab menurut Gumbs sapaannya, raksana Vietnam ini merupakan tim kuat.
“Lini depannya sangat bagus. Namun kami bisa mengimbanginya dengan bermain disiplin. Kami berusaha untuk mengimbangi permainan Becamex dan berharap bisa menang atau minimal bisa menahan imbang tuan rumah. Ini demi menjaga posisi kami di AFC,” ungkap Kayamba, Senin (5/4).
Hal serupa juga diungkapkan Pelatih Rahmad Darmawan dengan memperkuat lini pertahanan dan lini tengah. Khusus lini tengah dipasang tiga gelandang bertahan. Hal ini untuk mengantisipasi derasnya aliran bola. Mantan pelatih Persija Jakarta ini telah membenahi tim dengan sistem rotasi permainan. Untuk posisi kiper, Cekmad sapaannya akan menurunkan Hendro Kartiko. Kemudian ditopang dengan empat pemain belakang yakni, Charis Yulianto, Bobby Satria, Ambrizal dan Isnan Ali.
Kemudian untuk lini tengah, RD yang biasanya menganut sistem sepakbola menyerang justru menumpuk pemain bertahan yakni, memasang Ponaryo, Muhammad Nasuha, dan Alamsyah Nasution. Ketiganya akan mendukung pergerakan Zah Rahan Krangar.
Kemudian Lini depan akan diisi oleh striker kawakan Keith Kayamba Gumbs dan Obiora. Namun bisa jadi dalam pertandingan RD juga memasang Rahmat “Poci” Rivai, jika Obi masih cedera.
“Fokus nanti akan memperkuat lini tengah dan belakang. Untuk barisan serangan jika Obiora belum fit benar akan diisi oleh Rahmat Rivai. Namun posisi tersebut tidak mutlak tergantung dari permainan Becamex,” ungkap peraih double winner ini.
Namun pada pertandingan malam nanti, kekuatan tim lawan juga berkurang karena satu pemain belakang Becamex, Egbo Osita (Nigeria) harus absen akibat akumulasi kartu kuning. Praktis tuan rumah akan menurunkan tiga legium asing yakni, Kubheka Philani (Afsel), Elenildo de Jesus (Brazil) dan satu pemain naturalisasi Vietnam asal Brazil, Kesley Huynh Alves.
Siap Balas Kekalahan Dari kubu tuan rumah berambisi memetik tiga poin di kandang sendiri. Menurutnya Sriwijaya tim hebat dan sangat kuat. Becamex sendiri sudah merasakan bagaimana menghadapi Sriwijaya. Pada pertandingan malam nanti, mereka siap mengalahkan SFC.
Optimisme Mai Duc Chung didasari atas dalam laga terakhir di Vietnam League (V-L) yang berhasil pesta gol 4-0 atas Ninh Binh tanggal 2 April lalu.”Kami rasa modal kemenangan 4-0 atas Ninh Binh membuat para pemain Becamex cukup konfiden menghadapi Sriwijaya. Para pemain dalam kondisi on fire dan cukup fit untuk bertanding malam nanti,” lanjut Mai Duc Chung.
Khusus untuk absennya Osita yang absen juga tidak menjadi masalah bagi Becamex. Sebab Para defender Becamex lainnya siap menjaga kecepatan serangan Sriwijaya. Kebangkitan seperti inilah yang perlu diwaspadai RD, sebab lini belakang SFC juga kerap kehilangan konsentrasi dan kerap kebobolan di menit akhir.
“Kami siap mencetak banyak gol dalam pertandingan nanti,” tegas Chung