BECAMEX BINH DUONG FC (VIE) - SRIWIJAYA (IDN)



PALEMBANG -Target menjaga jarak aman, demikian misi sulit Sriwijaya FC saat melawat ke markas Becamex Binh Duong FC, Stadium Go Dau Vietnam dalam Asian Football Confederation (AFC) Cup, Selasa (6/4). Paling tidak Keith Kayamba Gumbs dan kawan-kawan, mampu menahan tim tuan rumah untuk menjaga selisih poin di Grup F.
Demi mewujudkan misi ini, lagi-lagi persoalan pertahanan menjadi perhatian pelatih Rahmad Darmawan. Diinformasikan Manajer SFC Hendri Zainudin, Sabtu (3/4) kemarin, RD akan menggunakan formasi total defensive (bertahan total).

Wajar saja kami memperkuat pertahanan, karena kami ingin menjaga jarak aman dan mengamankan poin. Pertemuan pertama di Stadion Gelora Jakabaring, Selasa (26/3) lalu menjadi pelajaran berharga kita,” ujarnya.
Menurut Hendri yang juga Direktur Teknik SFC ini, Laskar Wong Kito akan bertolak menuju Vietnam Minggu (4/4) pukul 08.00. Kemarin menurut dia, RD tetap menggelar latihan di Tangerang.”Kita berangkat Minggu, pukul 08.00 dengan Lion Air langsung menuju Vietnam,” tegasnya.

Kembali persoalan persaingan SFC di Grup F, Binh Duong adalah pesaing terberat. Sebab tim asal Sumsel ini, menjadi juara Grup F dengan nilai 7 dari 3 pertandingan. Sementara Binh Duong kini berada di peringkat ke dua Klasemen dengan nilai 4 dari 3 kali pertandingan.
Matikan Alves-Philani
Sejauh ini Binh Doung berpotensi menggeser SFC dari singgasana. Jika berhasil mengalahkan SFC dengan skor 4-0, maka klub raksasa Vietnam ini memiliki nilai yang sama yakni 7. Agaknya hal inilah yang sangat diwaspadai Rahmad Darmawan.

Ia tidak ingin klub asuhannya menjadi bulan-bulanan Alves dan kawan-kawan. Target menahan imbang cukup realistis. Kalaupun kebobolan jangan sampai melebih angka 4.”Tetapi ini permainan sepakbola. Jika kita mampu bermain lugas, disiplin dan konsentrasi, maka bisa saja kita mengulangi kemenangan di kandang,” ujar Rahmad.
Maka dalam pertandingan kali ini, RD sapaannya akan menerapkan strategi bertahan total (total defensive). Strategi yang jarang digunakan RD baik dalam laga tandang maupun kandang.

Permainan bertahan ini, dilakukan untuk menahan pergerakan Alves, Philani, Nguyen dan pergerakan Vu Phong. Selain memperkuat areal pertahanan RD juga memasang dua gelandang bertahan agar lini tengah menjad kuat.”Seluruh pemain harus bertahan ketika bola berada di tangan lawan. Kita harus selau bergerak mencari bola. Transisi bertahan dan menyerang harus berjalan secara disiplin. Tetapi yang paling penting adalah bagaimana mengelola organisasi pertahanan secara baik sepanjang pertandingan,” kata RD.

RD diperkirakan akan memasang 4 pemain bertahan terbaiknya yakni, menurunkan Charis Yulianto dan Ambrizal, Cristian Worabay dan Isnan Ali. Sementara lini tengah akan dipasang Ponaryo Astaman dan Alamsyah Nasution serta M Nasuha. Kemudian memasang Zah Rahan dan Kayamba di kanan kiri dengan menggantung Anoure Obiora Richard sebagai target man.

Diperkirakan RD benar-benar bermain bertahan dan mengandalkan serangan balik secara cepat areal pertahan lawan. Meski bertahan, SFC tetap mampu menyerang mengingat pemain bertahan yang dipasang memiliki naluri menyerang. Sebut saja M Nasuha, Cristian Worabay dan Isnan Ali. Begitu juga Ambrizal bek tengah yang kerap maju membantu serangan. Kemudian Kayamba dan Zah yang memiliki kecepatan.”Kita berharap para pemain benar-benar fokus menghadapi laga ini, karena peluang untuk meraih poin maksimal tetap ada,” jelas mantan pelatih Persipura Jayapura ini. sripo

Klasemen Sementara
Grup F
1. Sriwijaya FC 3 2 1 0 7 1 +6 7
2. Binh Duong 3 1 1 1 3 1 +2 4
3. Victory 3 1 1 1 2 4 -2 4
4. Selangor 3 0 1 2 2 8 -6 1