Hanya mampu memetik 1 poin pada tur Pekan Baru, Jepara, Vietnam, dan Lamongan, Sriwijaya FC langsung balik kandang ke Palembang. Tim juara double winner 2007 ini langsung menatap pada pertandingan selanjutnya.Yakni, berlaga pada penyisihan Piala Indonesia (PI) V 2010 grup A. Melawan PSPS Pekan Baru, Rabu (14/4), melawan Semen Padang, Jumat (16/4), dan melawan Persikabo Bogor, Minggu, (18/4).
“Sore ini (kemarin, red) kami langsung pulang ke Palembang. Besok Sore (hari ini, red) kami akan langsung menggelar latihan rutin untuk menghadapi pertandingan selanjutnya,” kata pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan.
Wajar, bila coach Rahmad Darmawan langsung menggelar latihan. Pasalnya, tim yang akan dihadapi bukan tim sembarangan. Apalagi, Ambrizal dan kawan-kawan perlu latihan ektrakeras untuk mempertahankan peforma terbaik demi menjadi sang capolista grup A.
Apalagi, pada laga perdana Laskar Sriwijaya akan berhadapan dengan musuh bebuyutan, yakni PSPS Pekanbaru. Praktis, pertandingan ini penuh gengsi dan kental dengan aura balas dendam.
Maklum, pada pertemuan terakhir, Pavel Solomin dan kawan-kawan harus tunduk 0-2 dari PSPS, pada laga Indonesia Super League (ISL) di Stadion Kaharuddin, Rumbai (27/3) lalu. Praktis, Laskar Sriwijaya berambisi untuk membalas dendam atas kekalahannya.
Bukan hanya untuk membalas dendam, pada Copa Indonesia musim ini, Laskar Sriwijaya bertekad untuk menorehkan sejarah baru. Yakni menjadi juara Copa Indonesia tiga kali berturut-turut. Pasti, skuadra Rahmad Darmawan tidak mau berbagi angka dan berharap menjadi yang terbaik pada grup A.
“Saat ini recovery tidak menjadi masalah bagi kami. Semua pemain siap untuk menggelar latihan. Kami berharap pada Copa Indonesia nanti kami bisa lolos 16 besar dahulu,” lanjut pelatih dua anak ini.