RD Merangkap Manajer

Untuk memudahkan kinerja manajemen Sriwijaya FC di musim mendatang, PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) mulai berpikir agar jabatan pelatih kepala dan manager dijabat satu orang. Sehingga di musim kompetisi mendatang, kemungkinan jabatan itu dipegang oleh Rahmad Darmawan. Sedangkan Hendri Zainudin yang menjabat sebagai manajer SFC musim ini, kemungkinan akan diminta konsentrasi sebagai Direktur Teknik. Musim depan, ada keinginan kita agar RD menjabat sebagai pelatih sekaligus manager. Seluruh urusan teknis mulai dari perekrutan pemain, perlengkapan dan fasilitas tim dipercayakan kepadanya,” jelas Presiden Klub, H Dodi Reza Alex Noerdin, Senin (28/6).

Menurut Dodi, hal itu berdasarkan pertimbangan untuk meningkatkan kinerja tim agar lebih modern seperti klub-klub luar Indonesia. Kalau di tingkat Asia seperti Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Singapura. Sementara Eropa merupakan acuan dan kiblatnya manajemen klub-klub sepakbola profesional. “Keputusan ini demi menjadikan SFC sebagai klub terbaik dari segi adminitrasi dan prestasi,” jelas putra sulung Alex Noerdin.

Selain itu, menurut anggota DPR RI ini, alasan menggabungkan jabatan pelatih dan manager agar pekerjaan lebih efektif dan efisien. “Artinya persoalan tim dan teknis, ditangani langsung RD. Sementara jajaran direksi PT SOM dan pengurus fokus kepada pendanaan dan mencari sponsor untuk operasional tim,” jelasnya.

Bagamana dengan jabatan Hendri yang kini menjadi manajer tim, Dodi mengatakan akan membahasnya melalui rapat direksi.

Hendri ketika dikonfirmasi mengenai jabatan manajer, mengaku iklas dan menerima dengan lapang dada atas semua keputusan manajemen. Menurutnya, bersama SFC bukan jabatan yang dicari, tetapi bagaimana memberikan yang terbaik bagi SFC sebagai aset dan kebanggan masyarakat Sumsel.

Saya iklas jika tidak menjabat manager. Semuanya hanyalah titipan. Meski tidak menjabat sebagai manajer, saya tetap akan memberikan bantuan, pikiran serta tenaga saya untuk kemajuan SFC,” janji mantan manajer PS Banyuasin.