Presiden PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Dodi Reza Alex Noerdin menerima trofi fair play di Stadion Kanjuruhan, Malang, kemarin (6/6). Apresiasi itu diberikan PT Liga Indonesia karena Sriwijaya FC (SFC) diplot menjadi tim fair play dalam Djarum ISL 2009/2010. Selama kompetisi, tim asal Palembang itu mengoleksi kartu paling sedikit dari 18 kontestan dengan rincian, 35 kartu kuning dan satu kartu merah.Satu-satunya kartu merah diterima gelandang Arif Suyono. Sementara tim pengoleksi kartu terbanyak adalah Persebaya dengan 69 kartu kuning dan 1 kartu merah. Total 18 tim ISL, musim ini kumpulkan 896 kartu kuning dan 31 kartu merah. ''Alhamdulillah kita dapat trofi tim fair play. Trofi ini menjadi penawar setelah trofi di ISL diraih Arema. Penghargaan ini akan jadi pelecut kami di Piala Indonesia (PI),'' tukas Pelatih SFC Rahmad Darmawan kemarin (6/6).
Sejak SFC ditukangi arsitek asal Lampung pada musim 2007, ini adalah trofi kali kedua di penghargaan yang sama dan kali ketiga masuk nominasi tim fair play. Hanya musim 2008/2009 trofi itu tak mendarat di Gelora Sriwijaya, Jakabaring. Konsistensi meraih predikat tim fair play ternyata bukan kebetulan.
Dikatakan pelatih yang karib disapa RD, trofi ini buah dari perilaku santun pemain ketika di lapangan. Dan jawaban dari doa serta wejangan mantan arsitek Persija Jakarta itu kepada pemain. Dalam setiap kesempatan, dia selalu menekankan menghargai profesi orang lain di mana pun.
''Bisa dikatakan seperti itu. Saya selalu berdoa agar pemain saya diberi keselamatan dan selalu ingatkan untuk hargai profesi orang lain. Sampai saya sempat terenyuh dan ingin menangis ketika ada pemain di-tackling dengan keras tapi wasit tak beri kartu,'' ucap RD.
''Ini berkat kontribusi semua pihak, tak hanya pelatih tapi juga manajemen dan pengurus. Kami memang tekankan bahwa tak hanya pemain tapi juga suporter untk sportif di lapangan atau di mana pun,'' ucap Dodi, Presiden PT SOM. ''Program fair play sendiri telah kami dengungkan tahun lalu bersama PSSI melalu Komdis. Jadi terima kasih atas apresiasi yg diberikan ini,'' tambahnya.
Dalam kesempatan itu, PT Liga Indonesia juga berikan trofi Piala Presiden atas predikat juara yang diterima Arema. Trofi itu diserahkan oleh Menpora Andi Mallarangeng. Selain itu juga penghargaan kepada pemain terbaik.
Terpilihnya kiper Arema Kurnia Meiga sebagai pemain terbaik. ''Kurnia layak memperoleh penghargaan itu karena dia bisa membawa Arema juara meski sebelumnya ditinggal kiper andalan seperi Markus Horison,'' ujar CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono. (kmd)
Distribusi Gelar
Juara : Arema Trofi+medali+Rp2 M
Runner Up : Persipura Trofi+medali+Rp1 M
Pemain Terbaik : Kurnia Meiga (Arema) Trofi
Top Scorer : Aldo Barreto (19 gol) Trofi
Tim Fair play : Sriwijaya FC (35 kk/1 km) Trofi
Pemain Fair play : Eduard Ivakdalam Trofi