Ferry Rotinsulu – 7,5: Menjadi bintang kemenangan Sriwijaya ketika memblok dua tendangan penalti, serta melakukan sejumlah penyelamatan gemilang. Dua gol yang bersarang di gawangnya akibat kelengahan pemain belakang.
Tony Sucipto – 6: Mengawali laga dengan buruk, dan tidak menutup ruang Gerard Pangali, sehingga pemain lawan itu bisa mencetak gol di awal laga. Performanya membaik selepas 20 menit pertandingan berjalan.
Precious Emuejeraye – 6: Setia mengawal lini pertahan, dan tidak maju ke depan sekalipun Sriwijaya mendapat sepak pojok.
Charis Yulianto – 6,5: Sukses mengawal Boaz Solossa, sehingga striker andalan Persipura ini tidak terlalu banyak mendapatkan peluang emas.
Ambrizal – 6: Mengawali laga dengan tidak baik, namun perlaha performanya semakin bagus. Tak jarang ikut membantu serangan dari sayap kanan.
Zah Rahan – 6: Penampilan Zah Rahan tidak terlalu istimewa, karena mendapat pengawalan ketat. Umpan-umpannya beberapa kali tidak terarah.
Ponaryo Astaman – 6,5: Menjadi jendral lapangan tengah, dan mengimbangi kreativitas permainan Persipura. Solid membantu pertahanan.
Kayamba Gumbs – 6,5: Sempat mendapatkan peluang dari bola liar di kotak penalti Persipuram, namun gagal dimanfaatkan dengan maksimal. Menyumbang satu gol sepanjang laga 90 menit.
M Nasuha – 6,5: Kreatif membantu serangan Sriwijaya dari sektor tengah. Terlibat duel seru dengan Luis Kabes dan Wanggai.
Richard Obiora – 6: Tidak terlalu sering mengancam pertahanan Persipura, menyusul ketatnya lini belakang lawan.
Pavel Solomin – 6,5: Banyak bergerak di sektor depan Sriwijaya. Memanfaatkan satu kesalahan yang dilakukan Igbonefo, sehingga membuat Sriwijaya menyamakan kedudukan.
Pemain Pengganti
Arif Suyono – 6: Masuk menggantikan M Nasuha. Peran Arif menyisir kiri pertahanan Persipura cukup membahayakan.
Rahmat Rivai – 6: Diharapkan mampu meningkatkan serangan, tapi tampil biasa saja.
Alamsyah Nasution – N/A: Masuk menjelang perpanjangan waktu usai.
PERSIPURA
Jendri Pitoy - 6: Sebetulnya tidak terlalu bekerja keras di laga ini. Gol yang bersarang di gawangnya akibat kesalahan pemain belakang.
Bio Paulin – 6: Cukup lugas dalam mengantisipasi serangan dari sisi kiri pertahanan. Melakukan handsball yang berbuah hadiah penalti bagi Sriwijaya.
Victor Igbonefo – 5: Menyumbang satu gol lewat tendangan keras jarak jauhnya. Namun gol penyeimbang Sriwijaya terjadi akibat blunder yang dilakukannya. Terlalu percaya diri berlebihan saat tendangan penalti.
Ricardo Salampessy – 6: Sukses mematikan barisan depan Sriwijaya, dan jarang meninggalkan posnya di barisan belakang.
Hendra Ridwan – 6: Bermain agresif kendati bertindak sebagai bek kanan. Performanya cukup bagus, namun ditarik keluar karena Persipura membutuhkan daya dobrak lebih dari sektor tengah.
Ortizan Solossa – 6: Perannya di sektor kiri Persipura sangat sentral. Kerja sama dengan Luis Kabes berjalan bagus.
Emanuel Wanggai – 4,5: Performa buruk diperlihatkan pemain muda ini dibandingkan laga sebelumnya. Diharapkan menjadi kreator serangan di lini tengah, justru tidak terlalu berperan besar.
Eduard Ivak Dalam – 6: Menjadi penyeimbang di lini tengah. Terkesan bekerja sendirian, karena Wanggai tak berada dalam performa terbaiknya.
Gerard Pangkali – 6: Membuka laga dengan gol cepatnya memanfaatkan kelengahan barisan belakang lawan. Namun umpannya beberapa kali tidak terarah.
Luis Kabes – 5,5: Sebetulnya bisa menjadi pemain paling menonjol di kubu Persipura. Namun umpannya tidak pernah mendapat sambutan bagus dari rekan satu tim. Bahkan mendapat kartu kuning kedua akibat pelanggaran yang tak perlu ia lakukan.
Boaz Solossa – 5: Tidak berkutik menghadapi pengawalan Charis yang dengan mudah mematikan aksinya. Tak sering mengancam pertahanan Sriwijaya.
Pemain Pengganti
Stevie Bonsapia – 5: Diharapkan mampu menambah daya dobrak di sektor kanan Persipura, justru lebih sering bermain di sektor tengah. Tak bisa mengimbangi pergerakan Luis Kabes dan Ortizan di sisi kiri.
Qu Cheng – 5: Tampil bagus ketika masuk menggantikan Edu. Namun hanya bertahan beberapa menit, karena performanya menurun. Sebuah keputusan yang merugikan bagi Jacksen memasukkan pemain ini.
David Laly – 5: Masuk menggantikan Qu Cheng menjelang laga 90 menit berakhir. Tidak terlalu memberikan kontribusi besar bagi tim.