FR 12 Target Gelar Asia

USAI membawa Sriwijaya FC meraih hattrick Piala Indonesia, kiper Ferry Rotinsulu hampir saja hengkang. Ia sempat mengikuti pelatih Rahmad Darmawan menuju Persija Jakarta beberapa waktu lalu. Sejumlah fans dan suporter pun sempat menyayangkan hal itu.

Namun dalam hitungan detik, pria asal Palu ini memutuskan menandatangani kontrak bersama SFC dan meninggalkan Persija yang sudah memberinya uang panjar.

Padahal klub berjuluk Macan Kemayoran itu menawarkan nilai kontrak yang sama dengan SFC. Apa alasan kiper yang kerap dijuluki si Laba-laba ini memilih bertahan?. Ia pun memberikan jawaban yang sama seperti ketika musim lalu. “Saya merasa nyaman di Palembang,” jelasnya.

Sebagai seorang kiper, Ferry sudah mencapai semua yang diingini pemain profesional. Ia telah mendapatkan gelar kiper terbaik Copa Dji Sam Soe (sekarang Piala Indonesia) musim 2007/2008.

Mendapatkan trofi double winner di tahun yang sama yakni Liga Super dan Piala Indonesia. Kemudian membawa SFC merebut gelar tiga kali juara Piala Indonesia secara beruntun.

Apalagi yang diingini Ferry bersama SFC sudah tercapai. Hal ini pulalah yang membut Zah Rahan hengkang karena ingin mencoba suasana baru bersama Persipura.

Namun saat hampir seluruh rekan-rekannya pergi meninggalkan SFC, bersama sang pelatih Rahmad Darmawan, Ferry pilih bertahan.

Padahal banyak pihak yang memprediksinya pergi lantaran sudah puas merasakan gelar.

Apa jawaban kiper tampan ini? Cintanya kepada Annisa istirnya yang kini memberikannya satu anak adalah jawabannya. Satu lagi, dia mengincar satu gelar bergengsi, Juara Asia.

Satu yang belum yakni Piala Asia. Ia tahu musim mendatang SFC akan berlaga di Asian Football Confederation (AFC). Apalagi langkah SFC di ajang ini pada musim lalu cukup meyakinkan. SFC kandas di babak 16 besar setelah dikalahkan Thai Port FC 1-4.

“Saya fokus di Asia dan ingin meraih prestasi di sini. Tetapi kami harus mampu mempertahankan Piala Indonesia dan kembali mendapatkan ISL,” jelas Ferry.

Tanpa Supplemen

Saat ini Ferry tengah bergabung bersama Timnas. Ia fokus mengikuti latihan yang digelar Timnas. Meski latihan dirasakan begitu berat, pemilik tinggi 183 cm ini tetap menjalankan ibadah puasa.

Apa rahasianya sehingga tetap kuat menjalani ibadah puasa, pemain bernomor punggung 12 ini berkomentar singkat : “Tidak ada suplemen ataupun makanan khusus yang dikonsumsi, semua itu kembali kepada kekuatan iman,” ujarnya.

Ferry adalah pahlawan SFC dan menjadi ikon karena menjadi pemain lama bergabung bersama SFC. Jauh sebelum SFC yang dulunya Persijatim FC berganti nama, pria usia 28 tahun ini sudah menjadi pemain.(vera/hendra)

Biodata:
Nama : Ferry Rotinsulu
Lahir: Palu, 28 Desember 1982
Posisi: Penjaga Gawang
Karir Klub
2000-2002 Persepal Palu
2003-2004 Persijatim Solo FC
2004-sekarang Sriwijaya FC Palembang
Karir Timnas
2005-sekarang