Manajemen Sriwijaya Fooball Club PT Sriwijaya Optimis Mandiri menetapkan Ivan Kolev sebagai pelatih sekaligus manajer tim menghadapi kompetisi 2010-2011. Keputusan ini diambil untuk lebih memoderenisasi klub seperti layaknya klub-klub profesional di Eropa."Kita ingin SFC lebih modern di musim depan dengan menerapkan pelatih sekaligus merangkap sebagai manajer tim, seperti layaknya Manchester United, Liverpool atau Real Madrid," kata Presiden Sriwijaya Football Club (SFC) H Dodi Reza Alex Noerdin, di Palembang, Sumatra Selatan, Ahad (22/8).
Meskipun langkah yang diambil SFC ini tergolong yang pertama di Indonesia, tapi dia optimistis dengan dukungan dari manajemen tim hal itu dapat berjalan sukses. "Meskipun belum ada klub di Indonesia yang melakukannya, tapi kami tidak sekedar coba-coba. Ada konsep yang jelas dalam pelaksanaannya," ujar putra sulung Gubernur Sumatra Selatan ini.
Ia menuturkan akan ada beberapa asisten yang akan membantu Kolev dalam menjalankan tugasnya sebagai manajer tim seperti direktur teknik, asisten manajer dan direktur operasional tim, hingga pembantu umum. "Pada prinsipnya Kolev tetap dituntut untuk berkonsentrasi dalam tugas utamanya yakni sebagai pelatih, tapi dengan sekaligus jad manajer maka Kolev akan lebih leluasa dalam mengambil kebijakan," ujar dia.
"Kolev dapat mengambil kebijakan sendiri selaku pelatih yang merangkap manajer dan staf yang di bawahnya tinggal menjalankan," tambah Dodi.
Terkait dengan peran ini, Kolev yang diwawancarai dalam kesempatan berbeda mengaku sama sekali tidak berkeberatan. "Tidak masalah bagi saya sekaligus jadi manajer. Saya akan berusaha menjalankannya dengan sebaik-baiknya," ujar pelatih asal Bulgaria ini.
Dalam menjalankan tugas sebagai pelatih kepala, Kolev dibantu tiga asisten, yakni asisten pelatih kepala Vasile Kardinov Pedrov (Bulgaria) dan Kashartadi dan pelatih penjaga gawang Indrayadi.