TRADISI buka puasa bersama sudah melekat pada keluarga besar skuad Sriwijaya FC. Begitu juga yang terjadi pada Ramadan tahun ini. Sedikitnya 250 anak yatim tampak antusias bertemu dengan para pemain SFC dalam acara buka puasa bersama di Mess Graha Sriwijaya, Minggu (22/8).Anak-anak tersebut berasal dari pondok pesantren Aulia Cendikia dan dua panti asuhan Darul Hijrah dan Al-Ikhlas. Dengan bangganya anak-anak yatim tersebut menyalami tangan pahlawan kebanggaan mereka. Sambutan tangan mereka pun disambut hangat oleh para pemain. Juga termasuk pelatih manajer Ivan Kolev.
“Acara ini bertujuan agar SFC selalu diberkahi Allah SWT. Terutama untuk semua perrjuangan di setiap kejuaraan yang akan dihadapi,” jelas Hendri Zainudin, Direktur Teknik dan SDM Sriwijaya FC.
Sebelum buka puasa Ustad Sodikun mendamaikan hati dan mendinginkan suasana yang panas karena cuaca dengan siraman rohani.
Supaya Dikenal Untuk lebih kenal dengan para pemain yang baru saja bergabung ke Sriwijaya FC, Sekretaris SFC, Faisal Mursid mengabsen satu per satu pemain SFC, dan meminta mereka berdiri atau melambaikan tangan.
“Inilah muka pemain baru SFC. Semoga warga sekitar Mess Pertiwi jadi kenal, terutama Ketua RT,” ujar Faisal kepada undangan buka bersama di Mess Pertiwi Sumsel.
Acara demi acara berlangsung dan tibalah bedug buka dan azan menggema. Tanpa dikomandoi lagi para pemain mencicipi semua hidangan yang tersedia secara prasmanan. Dua pemain asing Claudiano Alves dos Santos dan Julio Cesar memejamkan mata Claudiano mengisyaratkan enaknya pempek yang dimakannya.
Begitu juga Cesar, mengacungkan mertabak ketika ditanya apa rasanya.
Lain lagi yang dilakoni si Korea, Park Jung Hwan, dia tak hentinya bergurau baik sesama pemain maupun undangan dan anak panti yang hadir, selama berbuka bersama. Ketika satu per satu anak panti menyalaminya, Park Jung Hwan membenturkan kepala kepada anak panti sambil bersalaman.
Selesai berbuka pemain, manajemen, dan anak panti melaksanakan salat maghrib berjamaah di Aula Mess Pertiwi dengan imam Ustad Sodikun.