Namun pelatih Rahmad Darmawan tidak gentar, mereka turun dengan formasi penuh, mengandalkan pemain senior berpengalaman seperti Charis Yulianto, Isnan Ali, Ambrizal dan Tony Sucipto, Ponaryo dan pemain berpengalaman seperti Obiora. RD mengandalkan pola offensive total untuk menghadapi Arema yang menggunakan pola 4-4-2.
"Kami akan tetap tampil fight menghadapi Arema," ujar RD. Hal serupa juga ditegaskan manajer SFC Hendri Zainudin yakin mampu memenangi laga final. Pemainnya tidak gentar menghadapi kepuangan sekitar 28 ribu lebih suporter Singo Edan julukan Arema.