Namun kawalan yang merupakan antisipasi ini dianggap berlebihan oleh pelatih Abdurahman Gurning.
"Ini terkesan berlebih dan sepanjang saya main bola dan melatih baru kali ini kejadiannya," kata Gurning.
Menurut dia, PSPS seperti mau berangkat ke Lebanon.
Padahal secara keseluruhan timnya bermain bagus. Anak asuhnya menjalankan instruksi dan ada perintah khusus jangan menyenggol pemain SFC yang masuk kotak penalti, tetapi kejadian juga.
"Wasit memimpan pertandingan dengan baik, tetapi ada ada beberapa moment tertentu yang mereka lakukan. Selain itu berangkat seperti mau perang anak-anak dikawal, sehingga ketika berangkat dikawal seperti ke Libanon. Memang demi keamanan tetapi berlebihan, padahal selama saya main bola dan melatih baru kali ini ada kawalan sedemikian rupa," katanya.