PELATIH Kas Hartadi begitu emosional saat tendangan dari
eksekutor terakhir Imanuel Padwa berhasil merobek jala gawang Usman
Pribadi kiper Persisam Putra Samarinda, Minggu (23/12) malam. Dia
kemudian diangkat pemain setinggi mungkin untuk merayakan selebrasi
juara.
Kas mengaku, berusaha melepaskan beban dan tekanan yang
dipendamnya selama ini, baginya gelar IIC sangat penting. Karena selama
ini banyak publik yang menilai dia pelatih beruntung saat menangani SFC
musim 2011/2012 lalu dan menjadi juara.
"Karena saat itu SFC memiliki materi pemain bagus," jelas Kas, Selasa (25/12/2012).
Bahkan
banyak pihak yang mengatakan, siapapun pelatihnya SFC pasti juara.
Namun kini, pihak yang nyinyir yang menyebut Kas pelatih beruntung
terdiam. Sebab gelar IIC yang diraih SFC musim ini dengan materi pemain
yang nyaris berbeda adalah buktinya.
Selain itu lanjut Kas, gelar
ini bermanka ganda karena menjadi kado ultah baginya yang sempat
tertunda saat merayakan Ultah pada 6 Desember lalu, setelah sempat kalah
1-0 dari PSPS Pekanbaru di penyisihan IIC. Juga ultah untuk anaknya
Eric Cantona yang merayakan ultah pada 23 Desember."Yang jelas bagi saya
kado ini untuk ultah anak saya dan juga diraih di tanah kelahiran saya.
Ini
semua berkat keras semuanya, tim pelatih, pemain, kemudian juga
perhatian dan dukungan dari Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, jajaran
manajemen, masyarkat Sumsel, dan pendukung SFC," jelas Kas.
