Head Coach SFC, Kas
Hartadi mengungkapkan, berdasar beberapa pertandingan terakhir dari
Persita, diketahui mereka kerap memainkan pola defensif dan mengandalkan
serangan balik cepat. Mengatasi hal itu pihaknya akan coba membongkar
pertahanan Persita melalui serangan dari sayap.
“Kita
akan mengandalakan agresivitas dari Tantan dan Ramdani Lestaluhu yang
memang berposisi sebagai winger. Mereka ini akan jadi tumpuan kita untuk
memberikan umpan-umpan crossing, yang akan disambut oleh Dzumafo yang
sudah kita siapkan sebagai target man,” katanya ketika dihubungi
Sripoku.com, Jumat (7/6).
Pelatih asal Solo itu
mengingatkan juga untuk tidak terlena dengan taktik lawan yang lebih
bertahan. Pasalnya sudah ada bukti kehebatan Persita yang sukses
menaklukkan tuan rumah Gresik United pada 30 Mei lalu melalui counter
attack. Untuk itu sejumlah nama yang memang berposisi sebagai pemain
bertahan wajib disiplin diposisinya agar tim tidak kecolongan.
“Saya
minta pemain kita agar jangan terlalu asik menyerang, terutama lini
belakang harus fokus dan disiplin diposisinya. Kalaupun harus membantu
serangan maka pemain lainnya wajib saling menutupi sebelum pemain
belakang ini kembali ke posisi asalnya,” terang Kas.