Sriwijaya FC diam-diam masih menaruh harapan besar untuk
mempertahankan kembali gelar juara Indonesia Super League (ISL) pada
musim ini. Padahal sebelumnya SFC
sudah angkat bendera putih tanda menyerah dan lebih berharap mengakhiri
kompetisi di posisi runner up. Namun ternyata peluang Ponaryo Astaman
dan kawan-kawan sedikit terbuka setelah melihat hasil buruk yang menimpa
sang pemuncak klasemen sementara, Persipura Jayapura.
Tim yang berjuluk Mutiara Hitam itu harus menerima kenyataan setelah
gagal mempertahankan rekor tidak terkalahkan disepanjang musim ini.
Mereka harus taklukkan oleh tim tuan rumah Barito Putra dengan skor
tipis 1-0 pada pertandingan Selasa (25/6/2013) ini.
Lebih menyakitkan lagi gol tunggal itupun tercipta melalui bunuh diri
dari pemainnya sendiri, Otavio Dutra jelang pertandingan berakhir yakni
dimenit 88.
Manajer Tim SFC, Robert Heri menanggapi kekalahan dari Persipura ini sebagai suatu kesempatan bagi SFC untuk terus mendekat, meskipun kenyataannya masih dirasa sangat sulit.
Saat ini selisih poin SFC dan Persipura masih terpaut 13 poin, tapi timnya masih menyimpan dua laga lebih banyak. Artinya secara matematis SFC berpeluang untuk mempertipis jarak poin hingga 7 poin saja.
“Peluang kita sedikit terbuka dengan kekalahan dari Persipura, tapi
usaha untuk mengejar mereka masih sangat berat. Setidaknya kita harus
kembali berharap Persipura kembali tergelincir di tiga laga lagi, jika
ingin tetap bersaing memperebutkan gelar juara,” katanya ketika
dihubungi Sripoku.com, Selasa (24/6/2013).
Namun dari tujuh pertandingan yang tersisa dari Persipura Jayapura,
tampaknya harapan agar klub tersebut kembali tergelincir kembali sulit
terealisasi. Pasalnya tim yang berada dibawah asuhan Pelatih Jaksen F
Tiago itu masih menyisahkan empat pertandingan kandang dan tiga
pertandingan tandang.
Selain itu perjuangan Persipura untuk mengunci gelar pun tidak mesti
menunggu pertandingan terakhir. Mereka sudah bisa berpesta jika sukses
meraih lima kemenangan secara beruntun, yakni saat menghadapi saat
menjamu Persidafon (3/7), Persiram (7/7). Kemudian dilanjutkan tiga laga
tandang yakni saat bertemu Persiwa (28/7), Persela (22/8) dan Persepam
Madura United (27/8).
Artinya jika Persipura yang saat ini sudah mengemas 64 poin berhasil
mengamankan 15 poin dari lima laga terdekat itu maka total poinnya
adalah 79. Jumlah ini tidak akan terkejar lagi oleh SFC
yang saat ini mengemas 51 poin dari sembilan laga tersisa, sebab
kalaupun sukses mengamankan 27 poin itu poin maksimal yang dikumpulkan
hanya 78.
Berdasar kenyataan itu Robert mengaku sangat menyadari usaha SFC untuk mempertahankan gelar juara, sangat tergantung dari ketujuh laga yang tersisa dari Persipura. Namun selain itu syaratnya SFC
juga harus tampil konsisten dengan terus meraih kemenangan pada
sembilan laga tersisa, dari empat laga kandang dan lima tandang.
Terdekat yakni saat menghadapi Pelita Bandung Raya pada Sabtu, 29 Juni
mendatang.
“Kita tetap berharap memberikan yang terbaik untuk terus meraih
kemenangan, sebab ini adalah satu-satunya cara untuk menjaga peluang.
Namun kalaupun Persipura sudah mengunci gelar, posisi runner up pun
sudah cukup baik dan tidak terlalu mengecewakan,” ucap Kepala Dinas
Pertambangan dan Energi Pemprov Sumsel itu.