Musim kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2012/2013 belum juga
berakhir, tapi manajemen Sriwijaya FC sudah mulai bersiap membentuk
skuad baru pada musim depan. Rencana awal adalah melisting nama-nama
yang layak dipertahankan setelah melihat kontribusinya selama ini
terhadap tim.
Direktur Teknik dan SDM SFC, Hendri Zainudin mengungkapkan sebagian
besar skuad yang ada di musim ini sebisa mungkin akan dipertahankan
semua. Hal itu tidak lepas dari pencapaian SFC yang masih mampu bersaing
di papan atas, meskipun di tengah kondisi skuad musim ini banyak dihuni
muka-muka baru. Dari sebagian besar pemain baru itu ada satu nama yang
dianggap sebagai pembelian paling sukses yakni Tantan Dzalikha.
“Tantan memang layak disebut sebagai pembelian tersukses, karena
melihat performanya musim ini,” katanya ketika dihubungi Sripo, Rabu
(4/6/2013).
Dikatakan, pada awal musim lalu harus diakui ketika manajemen hendak
merekrut Tantan banyak pihak yang meragukan. Kiprah pemain asal
Persitara Jakarta Utara ini jarang sekali terdengar, karena Tantan
banyak bermain di Divisi Utama Liga Indonesia yang merupakan kasta kedua
dari kompetisi Liga Indonesia. Alhasi waktu itu Tantan dikhawatirkan
kalah bersaing dengan pemain-pemain yang sudah lama bergelut di ISL.
“Namun tak ada yang menyangka performa Tantan malah justru saya
anggap paling baik. Dilihat dari kondisi fisiknya masih sangat terjaga
meskipun sudah berumur 30 tahun. Tantan pun sempat dipanggil timnas
meski gagal, tapi itupun saya anggap tergantung dari selera pelatih
bukan karena kualitasnya jelek,” ungkap Hendri.
Selain Tantan, lanjut Hendri masih ada beberapa pemain yang dianggap
sebagai pembelian tersukses. Meski tidak bisa disebutkan satu persatu
tapi melihat perannya bersama SFC sejauh ini ada dua nama lagi, yang
layak dikedepankan yakni Boakay Eddie Foday dan Eric Weeks Lewis. Kedua
pemain asing ini terlihat sudah semakin padu bersama SFC. Terutama Eric
walaupun baru bergabung pada putaran kedua, tapi kehadirannya membawa
perubahan drastis dengan tugas sebagai pengatur serangan.
“Eric dan Foday ini semakin padu dan sulit dipisahkan. Dia sudah lama
main bersama di Persiwa jadi chemistry-nya sudah sangat baik,” jelas
anggota DPRD Banyuasin itu.