Skuad Persela Lamongan sesumbar mampu mencuri poin saat bertemu tim
tuan rumah, Sriwijaya FC dalam lanjutan Indonesia Super League di
Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang pada Kamis (11/7)
malam besok.
"Target kita tetap curi poin di kandang SFC. Namanya curi poin
pilihannya hanya dua, bisa satu poin (imbang) dan tiga poin (menang),"
kata Head Coach Persela, Didik Ludiyanto, Rabu (10/7/2013).
Didik mengungkapkan sadar betul lawatannya ke Palembang kali ini akan
sangat berat. Kendati demikian pihaknya enggan menyerah sebelum
bertanding. Target curi poin tetap diusung meskipun timnya wajib
berkerja keras untuk mewujudkan itu. Apalagi timnya bakal mendapat
motivasi tambahan setelah melihat data statistik memasukan dan kemasukan
gol antar kedua tim yang nyaris sama.
Seperti diketahui SFC
sudah mencetak 47 gol dan dan kebobolan 39 gol (surplus 8 gol), sama
dengan Persela yang juga sukses total 47 gol, tapi kebobolan 40 gol
(surplus 7 gol). Artinya dari segi kualitas permainan mulai dari lini
depan hingga lini belakang tidak jauh berbeda dengan skuad SFC, sehingga
peluang kedua tim dalam laga kali ini cukup berimbang.
“Tim kita kualitasnya tidak kalah dari SFC. Hanya saja memang tim
lawan lebih unggul efisiensi dalam hal mengamankan poin disetiap laga,”
ungkapnya.
Dikatakan, secara materi pun skuad yang berjuluk Laskar Joko Tingkir
itu bisa dibilang bisa menyaingi klub berjuluk Laskar Wong Kito. Dengan
mengesampingkan peringkat di tabel klasemen sementara, yang terpisah
tujuh anak tangga serta selisih poin yang mencapai 19 poin timnya
dianggap sebagai klub potensial. Nama-nama pemain berkualitas sudah
dikantongi seperti Gustavo Lopez, Mario Costas, Samsul Arif, Choirul
Huda maupun beberapa pilar utama lainnya.
“Saya yakin Persela akan bisa lebih baik lagi asalkan skuad yang ada
sekarang bisa terus dipertahankan untuk beberapa musim kedepan,”
ujarnya.