Persepam Madura
United permalukan tuan rumah Sriwijaya Football Club 4-0 pada
pertandingan putaran kedua Liga Super Indonesia 2013 di Stadion Gelora
Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Senin malam.
Empat gol masing-masing diciptakan Busari (menit 24), Alain Nkong (menit 47), Zainal Arif (menit 48 dan menit 54)
Hasil buruk pada pertandingan ini menjadi catatan tersendiri bagi
Sriwijaya FC yang menyandang gelar juara tim LSI musim lalu, mengingat
lawan yang mengalahkan merupakan tim promosi musim ini.
Tiga belas menit berselang setelah wasit Hadiyana meniupkan pluit
tanda pertandingan dimulai tepat pada pukul 21.00 WIB, tim tuan rumah
Sriwijaya FC mendapatkan peluang emas melalui penyerang andalannya
Herman Dzumafo.
Namun, bola mendatar kiriman Fandy Muchtar tak mampu dilesakkan
mantan penyerang PSPS Pekan Baru itu meski telah berada persis di mulut
gawang.
Kelengahan tim tuan rumah dalam menerapkan strategi menyerang tidak disia-sia Persepam Madura United.
Pemain depan "Laskar Sapeh Kerep" Busari berhasil mengkonversikan
umpan silang Issac M Djober dari sektor kiri menjadi gol pada menit
ke-24.
Gol ke-5 Busari itu membawa Persepam unggul 1-0 atas "Laskar Wong Kito".
Sriwijaya FC berupaya bangkit dengan bermain agresif, namun kesalahan
pada gol pertama kembali terulang pada masa injury time (menit 47)
babak pertama, setelah pergerakan cepat Alain Kong tidak mampu ditutup
pemain belakang yang terlanjur turut membantu sektor depan.
Kedudukan dengan skor 2-0 untuk Persepam ini bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Sriwijaya FC yang bertekad mengejar justru
dikejutkan gol cepat Persepam melalui Zainal Arif saat pertandingan baru
berselang tiga menit.
Kapten Persepam ini memanfaatkan kesalahan pemain belakang yang tidak
sempurna membuang bola melalui sundulan. Kedudukan gol pun berubah
menjadi 3-0 untuk Persepam.
Seakan tak mampu bangkit dari keterpurukan, Zainal Arif kembali
menjebol gawang tuan rumah pada menit 54 setelah bola hasil tendangan
kerasnya dari titik tengah lapangan tak mampu dijangkau penjaga gawang
Rivky Mokodompit.
Tim tuan rumah pun tertinggal empat gol atas "Laskar Sapeh Kerap".
Sepuluh menit waktu tersisa, wasit memberikan kartu kuning kedua
(kartu merah) kepada Achmad Rivai sehingga Persepam harus bermain dengan
sepuluh pemain.
Meski Sriwijaya FC melancarkan serangan bergelombang pada pengujung
babak tapi difisit empat gol tetap bertahan hingga pluit tanda akhir
pertandingan ditiupkan wasit.
"Pemain justru terpancing terus menyerang setelah ketinggalan satu
gol, karena ingin buru-buru menyamakan kedudukan. Ternyata celah ini
yang dimaksimalkan lawan karena sukses menerapkan skema serangan balik,"
kata Pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi.
Sementara, Pelatih Persepam Daniel Roekito tidak menyangka anak asuhnya mampu tampil tanpa beban di kandang Sriwijaya FC.
"Bisa jadi karena ada motivasi tambahan karena beberapa pemain
merupakan mantan pemain Sriwijaya FC yang dalam tanda kutip dibuang,"
ujar Daniel.
Susunan Pemain
Sriwijaya FC : penjaga gawang : Rivky Mokodompit, pemain belakang :
Mahyadi Panggabean, Lee Dong Won, Abdulrahman, Fandy Muchtar, pemain
tengah : Ahmad Jufrianto, Ponaryo Astaman (kapten), Erick Weeks Lewis,
Herman Dzumafo Effendi, pemain depan : Tantan dan Eddy Foday Boakay.
Pelatih : Kas Hartadi.
Persepam Madura United : penjaga gawang : Alfonsius Kelvan, pemain
tengah : Michael Orah, Abubakar Silla, Achmad Rivai, Denny Rumba, pemain
tengah : Rossy Novrihanus (Firly/menit 82), Isaac M Djober, Ali
Khadafi, Zainal Arif (kapten) (Emil/menit 89), pemain depan : Busari dam
Alain Nkong. Pelatih : Daniel Roekito.
