Skuad Sriwijaya FC dipastikan bisa kembali mengandalkan pola
terbaiknya 4-2-3-1, saat timnya bertandang ke markas Persija Jakarta di
Stadion Gelora Bung Karno pada Sabtu (27/7/2013) mendatang.
Head Coach SFC, Kas Hartadi mengungkapkan sengaja memasang dua
gelandang jangkar dengan harapan bisa meredam agresifitas serangan
lawan. Kendati demikian bukan berarti timnya bakal fokus bertahan, sebab
dengan pola itupun Ponaryo Astaman dan kawan-kawan bisa juga tampil
lebih dominan di lini tengah.
“Sebelumnya saat menghadapi PSPS Pekanbaru (22/7) lalu, kita memang
mengusung pola 4-1-4-1 dengan menempatkan Ahmad Jupriyanto seorang diri.
Itupun penyebabnya karena waktu itu kita tidak bisa memainkan Ponaryo
akibat sanksi akumulasi kartu kuning,” katanya ketika dihubungi
Sripoku.com, Kamis (25/7).
Kehilangan Ponaryo Astaman waktu itu, diakui Kas, memang sedikit
merubah pola permainannya. Pihaknya sengaja memainkan empat geladang
sekaligus dengan menempatkan Ramdani Lestaluhu, Boakay Eddie Foday,
Tantan dan Erick Weeks Lewis. Sementara posisi target man tetap
dipercayakan pada penyerang asal Kamerun, Dzumafo Herman Effandi.
“Namun kini Ponaryo sudah bisa dimainkan lagi. Jadi kita kembalikan
pada pola awal dan menyimpan Ramdani untuk dijadikan sebagai senjata
rahasia,” papar mantan pemain Arseto Solo itu.