Skuad Sriwijaya FC sudah merancang untuk menyusul tim musim depan
termasuk menenukan jumlah skuad yang bakal dimiliki. Minimal pemain yang
dipatok musim depan adalah 25 pemain dan paling maksimal hingga 30
pemain.
Manajer Tim SFC, Robert Heri mengungkapkan, alasan skuad SFC lebih
gemuk karena jumlah yang cukup besar itu memang sengaja disiapkan untuk
melakoni dua kompetisi sekaligus, yakni Indonesia Super League (ISL) dan
Piala Indonesia (PI).
Khusus kompetisi terakhir memang belum dipastikan 100 persen, tapi
wacananya besar kemungkinan bakal digulirkan kembali seiring dengan
membaiknya kondisi PSSI saat ini. "Saya kira jumlah ini sudah cukup
memenuhi untuk bermain di dua kompetisi sekaligus. Jadi pelatih bisa
dengan leluasa melakukan rotasi pemain tanpa khawatir pemainnya bakal
kelelahan,"
terangnya.
Apalagi lanjut Robert, musim depan juga kompetisi dipastikan bakal
lebih ketat. Sebab jumlah peserta ISL dipastikan tidak lagi 18
kontestan, melainkan bertambah menjadi 22 kontestan. Empat klub tambahan
bakal diambil dari klub terbaik yang berlaga di kompetisi Indonesia
Premier League (IPL). Jadi otomatis persaingan akan semakin sengit dan
menguras tenaga.
"Makanya mulai dari sekarang kita mulai antisipasi dengan memburu
pemain-pemain lokal terbaik. Terlebih ditambah pula adanya wacana
pembatasan memakai pemain asing. Artinya kita perlu memiliki setidaknya
delapan pemain lokal yang benar-benar berkualitas dan bisa diandalkan di
posisinya masing-masing," urainya.
Seperti diketahui saat ini SFC hingga putaran kedua ini masih
bertahan dengan mengandalkan 21 pemain yang ada. Jumlah minimalis ini
ternyata direspon cukup baik karena skuadnya terlihat kurang begitu bisa
bersaing, sebab hanya sedikit sekali memiliki pemain pelapis sepadan.
Pemain andalan yang tersisa hanya Dodok Anang Zuanto, Diego Michiels
dan Ramdani Lestaluhu, selebihnya kebanyakan dihuni oleh pemain-pemain
muda yang minim pengalaman.
"Sejak awal putaran kedua lalu kita sengaja lepas lima pemain
(Aliyuddin, Imanuel Padwa, Sultan Samma, Taufik Kasrun dan M Fakrudin),
karena ingin menyesuaikan dengan kondisi finansial.
Namun musim depan kita semakin optimis untuk memperbaiki tim termasuk
dengan menambah pemain karena secara perlahan masalah keuangan mulai
teratasi dengan mengusung konsep bapak angkat," papar Kepala Dinas
Pertambangan dan Energi Pemprov Sumsel itu.
Siapakah 30 nama-nama pemain itu? apakah pemain lama masih tetap
dipertahannya masih tanda tanya, bisa jadi Sriwijaya FC tidak melakukan
banyak perombakan, tetapi bisa pula terjadi perubahan besar.
"Kalau itu masih rahasia, karena untuk saat kami tetap fokus di empat
laga sisa. Pemain harus tetap fokus, karena ini sangat menentukan, baik
itu posisi SFC juga menjadi bahan evaluasi akhir musim," jelas Robert.