Kendati baru saja menuai hasil kurang memuaskan
dengan menelan kekalahan tipis 0-1 saat bertandang ke markas Persija
Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno pada 27 Juli lalu. Namun tetap
secara keseluruhan sejauh ini Sriwijaya FC tetap layak dijuluki sebagai
raja tandang. Sebab, dari 15 laga partai tandang itu, Rivky D Mokompit
dan kawan-kawan sukses meraih 8 kali kemenangan, 1 kali imbang dan 6
kali kalah.
Catatan itu hanya berada satu tingkat dibawah Persipura Jayapura yang
memang tampil konsisten pada musim ini. Dari 14 laga tandang yang telah
dijalani tim Mutiara Hitam itu sukses meraih 8 kali kemenangan, 5 kali
imbang dan hanya 1 kali kalah. Selebihnya tidak ada tim lain termasuk
Arema ISL dan Persib Bandung, yang bisa meniru SFC maupun Persipura
dengan mengemas total 8 kali kemenangan tandang.
Arema ISL sendiri yang kini masih menempati posisi kedua klasemen
sementara Indonesia Super League (ISL), hanya mampu mencuri poin penuh
sebanyak 4 kali, imbang 4 kali dan kalah 6 kali. Sedikit lebih baik dari
laga tandang Persib yang hanya mampu menang 3 kali saja, 6 kali imbang
dan 5 kali kalah.
Kendati demikian meski SFC unggul dalam laga tandang pada musim ini,
tapi prestasi itu malah tidak diiringi saat bermain di kadang sendiri.
Tim berjuluk Laskar Wong Kito ini hanya mampu menang 9 kali kemenangan
kandang, beda dari Persipura, Arema dan Persib yang kompak meraih 13
kali kemenangan kandang.
“Musim ini laga kandang kita memang jauh menurun dibanding musim
lalu. Jika saat menjadi juara 2012/2013 kita berhasil sapu bersih 17
laga kandang, tapi musim ini malah kita sudah menelan kekalahan 2 kali
dan 4 kali seri,” kata Asisten Manajer SFC, Muchendi Mahzareki ketika
diwawancarai Sripo, Rabu (31/7/2013).
Dikatakan, hanya saja timnya sedikit lebih diuntungkan karena dominan
di partai tandang. Jika pada musim lalu SFC sukses meraih kemenangan 8
kali, imbang 4 kali dan 5 kali kalah saat bermain di kandang lawan, maka
pada musim ini pun kembali meraih 8 kali kemenangan, 1 kali imbang dan 6
kali kalah. Namun jumlah kemenangan tandang itupun masih bisa bertambah
jika sukses meraih dua laga tandang tersisa yakni saat dijamu Persiba
Balikpapan dan Barito Putra pada 3 dan 7 September mendatang.
“Namun sebelum itu sebaiknya tim kita fokuskan dulu pada dua partai
kandang terdekat yakni saat menjamu Mitra Kukar (24/8/2013) dan Persisam
Samarinda (29/8/2013) nanti,” sambung pria yang akrab disapa Endi ini.
Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Palembang ini
berharap dalam empat laga tersisa itu SFC bisa meraih poin penuh,
sehingga total angka yang akan dikumpulkan adalah 68 poin. Angka itu
diharapkan bisa memenuhi target timnya untuk finish di posisi runner up
diakhir musim, sembari menunggu Arema maupun Persib bisa tersandung
dalam beberapa laga tersisa.
Seperti diketahui kendati saat ini perolehan poin SFC, Arema dan
Persib sama-sama mengemas 56 poin, tapi dua tim terakhir lebih
diuntungkan satu laga lebih banyak dan juga diuntungkan dalam surplus
gol.
Artinya baik Arema maupun Persib bisa mengakhiri kompetisi dengan
angka maksimal 71 poin, sedangkan SFC masih terpaksa berharap agar kedua
tim itu minimal menelan satu kali kekalahan dan satu kali seri.
“Persaingan untuk memperebutkan runner up ini sangat berat, tapi
pemain tetap semangat untuk berjuang dalam empat partai tersisa,”
paparnya.