Laga
ini dihiasi permainan ofensif dari kedua tim yang menerapkan skema
4-3-3, ditambah lagi pada babak pertama hujan lebat membasahi stadion
utama Gelora Bung Karno.
Babak Pertama
Indonesia
sebagai tim tuan rumah mendapatkan kesempatan untuk mengawali
pertandingan lebih dulu, namun tim tamu Korea Selatan langsung melakukan
tekanan agar tim tuan rumah tak nyaman memainkan bola meski di daerah
sendiri. Kedua tim pun kali ini menerapkan formasi yang serupa yakni
4-3-3, padahal Korsel di dua laga sebelumnya memainkan formasi 4-4-2.
Serangan
Indonesia banyak tertuju ke sektor kiri yang dihuni oleh Ilham Udin
Armaiyn, Ilham yang mengandalkan kecepatannya kerap dimanjakan oleh
terobosan dari lini tengah Garuda Jaya. Peluang pertama
Indonesia pun didapat pada menit ke-10 lewat determinasi Ilham Udin yang
berlari lebih cepat dari pemain bertahan Korsel, namun Ilham tak bisa
mengambil keputusan tepat sehingga penjaga Lee Taehui mudah mengatasi
sepakan Ilham.
Sedangkan Korsel nyaris saja unggul lebih dulu
lewat Hwang Hee-Chan di menit ke-15, beruntung sepakannya tak mengarah
ke gawang meski sempat menimbulkan kemelut di depan gawang Ravi
Murdianto. Korsel kerap aktif lewat kombinasi Kim Shin, Hwang Hee-Chan
dan Choi Jaehun, bahkan tim tuan rumah sempat tertekan meski sesaat.
Gol
pertama pun datang bagi tim tuan rumah di menit ke-29, Ilham Udin yang
mampu memperdaya bek Korsel bisa mengirimkan umpan datar ke mulut gawang
Korsel dan langsung disambut oleh sang kapten Evan Dimas. Sayangnya
keunggulan Indonesia tak berlangsung lama, menit ke-31 Korsel
mendapatkan pinalti usai Hansamu Yama melakukan sliding berbahaya di
kotak terlarang atas Lee Gwanghyeok, Seol Taesu pun bisa memperdaya Ravi
Murdianto dengan mudah. 1-1 pertadingan memanas.
Menit ke-38
Indonesia nyaris saja unggul, namun sayangtendangan terbang Muchlis Hadi
memanfaatkan umpan Evan Dimas masih melambung di atas mistar.
Karena
hujan yang sangat deras dan kondisi lapangan yang menjadi tak kondusif
akhirnya wasit Amirul Izwan menghentikan babak pertama di menit ke-42.
Setelah
laga dihentikan selama kurang lebih 20 menit, pertandingan kembali
dilanjutkan, kedua tim pun tampak lebih bersemangat setelah rehat
sejenak, di menit ke-45 Hargianto melesakan sepakan jarak jauh yang
hampir saja menghasilkan gol, namun bola yang membentur mistar gawang
nampaknya tak melewati garis gawang. Maka babak pertama ditutup dengan
skor imbang 1-1.
Babak Kedua
Tim Garuda Jaya tampak
lebih apik di awal babak kedua, terlihat kali ini Maldini yang dominan
mengacak-acak pertahanan dari Korsel. Indra Sjafri mungkin telah membaca
bagaimana membuat bek-bek Korsel kelimpungan.
Hasilnya di menit
ke-49, Maldini dengan cerdas melewati dua pemain bertahan Korsel dan
mengirim umpan silang yang cukup mengecoh, sang kapten Evan Dimas yang
datang langsung menyambar bola dan berhasil memperdaya kiper pengganti
Korsel Lee Seongwon, 2-1 bagi Indonesia!
Pada menit ke-67
tendangan jarak jauh Kim Jeongmin ditinju Ravi Murdianto, meski harus
berjibaku dan bertabrakan. Indonesia menunjukan semngat juang tinggi
baik dalam bertahan maupun menyerang. Lalu pada menit ke-72 Dalam sebuah
kemelut di kotak penalti, Kim Shin melepaskan tendangan keras, namun
menyamping di sisi kanan.
Laga berjalan seru dan menghibur,
kombinasi Indonesia dalam penyerangan sangat menyulitkan pertahanan
Korsel, sang arsitek Kim Sang Ho pun tak bisa tenang di pinggir lapangan
melihat anak asuhnya sering tertekan lewat kombinasi Muchlis Hadi, Evan
Dimas, dan Maldini.
Di menit ke-84 Korsel lagi-lagi membombardir
Ravi Murdianto, namun sang kiper andalan Indonesia U-19 ini sigap
menahan gempuran para pemuda negeri ginseng. Indonesia lagi-lagi
mencetak angka, dan lagi-lagi sang kapten, Evan Dimas yang mencatatkan
namanya di papan skor, ia mencetak hat-trick!
Pemain yang dianggap sebagai kartu truf,
Yabes Roni akhirnya turun menggantikan Maldini yang bermain mengesankan
selama babak kedua. Namun tak lama kemudian Korsel mencetak gol kedua
mereka lewat sundulan kepala memanfaatkan kelengahan Indonesia.
Waktu
tambahan empat menit permainan pun semakin ngotot dari Korsel,
permainan keras cenderung terjadi, Evan Dimas sempat terkapar dan
membutuhkan perawatan medis, Evan pun ditarik keluar digantikan Dio
Permana.
Peluit akhir dibunyikan, Indra Sjafri dan Garuda Jaya membuktikan diri dengan mengalahkan Korsel 3-2. Myanmar 2014 menanti.
Susunan Pemain
KORSEL: Taehui (42' Lee Seongwon); Mingyu, Seunggyeom (C), Jeongmin, Kiwook; Hee-Chan, Taesu, Jaehun; Gwanghyeok, Shin, Jehyeok.
INDONESIA:
Ravi; P Gede, Fatchu Rochman, Sahrul, Hansamu; Evan Dimas (C) (90' Dio
Permana), Hargianto, Zulfiandi (83' Gunawan); Maldini (88' Yabes),
Muchlis, Ilham.