Kedatangan Asri Akbar disebut-sebut akan membuat Ponaryo Astaman
didepan dari Sriwijaya FC. Namun, tetap saja, keputusan akhirnya ada
pada Presiden Klub H Dodi Reza Alex.
"Keputusan ada pada Presiden Klub H Dodi Reza Alex. Karena yang
memutuskan menerima dan memperpanjang kontrak Ponaryo Astaman adalah
Dodi," jelas sumber Sripo, Kamis (7/11/2013).
Menurut pria ini, Ponaryo Astaman tetap dipertahankan karena memang
kebutuhan tim, kematangan Popon diharapkan bisa memantapkan skuad
Sriwijaya FC yang melakukan perombakan hampir 100 persen.
"Popon tetap dibutuhkan, karena dia sisa dari skuad musim lalu, kekompakan tim tetap harus dijaga," terangnya.
Sementara itu Manajer Tim Robert Heri mengatakan, memang ada wacana
manajemen akan melepas Ponaryo karena persoalan nilai kontrak yang
terlalu tinggi. Dengan kontrak sebesar Rp1,2 miliar, SFC bisa merekrut
gelandang asing baik Asia ataupun non Asia.
"Kontrak Ponaryo memang menjadi pertimbangan. Namun sejauh ini kami
tetap menunggu keputusan itu secara kolektif. Terutama dari Presiden
Klub dalam waktu dekat kami laporkan tentang beberapa pertimbangan ini.
Kami mau menerima Ponaryo jika dia mau menurunkan nilai kontraknya,"
jelas Robert.