Gelandang serang Lancine Kone berambisi membawa Sriwijaya FC meraih
posisi tertinggi di liga unifikasi Indonesia Super League (ISL) musim
depan.
Kone adalah pemain baru yang hadir di kubu Sriwijaya FC. Di musim pertama bersama Laskar Wong Kito, Kone berharap bisa memberikan prestasi lebih dibandingkan saat memperkuat Persisam Samarinda.
Saat memperkuat Persisam, pemain Pantai Gading ini mampu mencetak 19 gol dari 27 kali main. Sebuah rekor yang luar biasa untuk ukuran pemain yang musim perdananya hanya bisa mencetak tiga gol saja saat di Deltras musim 2011/12.
"Saya ingin membawa Sriwijaya lebih baik dibandingkan tahun lalu. Kita main bagus meski sepuluh pemain [melawan Arema]. Sayang sekali satu gol saya tidak cukup membantu," kata Kone
Kone adalah pemain baru yang hadir di kubu Sriwijaya FC. Di musim pertama bersama Laskar Wong Kito, Kone berharap bisa memberikan prestasi lebih dibandingkan saat memperkuat Persisam Samarinda.
Saat memperkuat Persisam, pemain Pantai Gading ini mampu mencetak 19 gol dari 27 kali main. Sebuah rekor yang luar biasa untuk ukuran pemain yang musim perdananya hanya bisa mencetak tiga gol saja saat di Deltras musim 2011/12.
"Saya ingin membawa Sriwijaya lebih baik dibandingkan tahun lalu. Kita main bagus meski sepuluh pemain [melawan Arema]. Sayang sekali satu gol saya tidak cukup membantu," kata Kone
Sementara itu,
pelatih Subangkit juga memuji Kone. Menurutnya, Kone memainkan peranan
penting untuk mengalirkan bola kepada strker Serge Pacome Djiehoua.
Tetapi saat bola aktif mengalir, justru tidak bisa dimanfaatkan dengan
baik oleh sang striker, sehingga Kone mencetak gol dengan peluang yang
dia miliki.
"Kone menampilkan permainan bagus, dia mampu menahan bola dengan drible-nya, untuk kemudian mengalirkan bola dengan cepat. Kami optimis bisa berkembang lagi," kata Subangkit.
"Kone menampilkan permainan bagus, dia mampu menahan bola dengan drible-nya, untuk kemudian mengalirkan bola dengan cepat. Kami optimis bisa berkembang lagi," kata Subangkit.
