Sosok Syamsir Alam mengundang kontroversi saat Sriwijaya FC
memutuskan merekrutnya. Fans tim asal Sumsel itu protes karena performa
Syamsir yang tidak segera menunjukkan kemampuannya pasca keluar dari
pendidikan SAD Uruguay.
Menjadi cadangan Abada di DC United dan
tidak mendapatkan tempat utama di klub sebelumnya CS Visa, kemudian
terlempar dari Timnas U-23, menjadi alasan utama. Namun Pelatih
Subangkit memiliki pandangan lain. Alam adalah kebutuhan, pemain usia
21itu menurut dia bisa lebih berkembang lagi.
"Syamsir kebutuhan
tim, dia pemain potensial, masih muda dan bisa berkembang lebih baik,"
jelas pelatih Subangkit, Rabu (18/12/2013).
Mas Bangkit sapaannya
menilai, dengan penanganan yang tepat dan diberikan kesempatan untuk
terus tampil dan berlatih akan membuat Syamsir bisa mengembalikan
kemampuan terbaiknya seperti ketika membewa tim SAD Uruguay ataupun
ketika bermain di Timnas U-17 dan U-19.
"Dia bisa lebih berkembang
dan harus berlatih keras, kami akan memberikan latihan khusus dan
tempat di tim agar bisa mengembalikan kemampuannya," jelas Subangkit
yang terkenal doyan mengorbitkan para pemain muda.
Secara terpisah
Syamsir Alam mengaku akan burusaha keras memberikan kemampuan yang
terbaik jika diberikan kesempatan kepada pelatih untuk membela Sriwijaya FC. Baginya belajar dan terus belajar adalah hal yang harus dilakukan demi mencapai penampilan terbaik.
"Saya
serahkan semua kepada pelatih dan sebagai pemain saya akan terus
berlatih. Mengenai apakah diberikan kesempatan untuk tampil saya
serahkan kepada pelatih yang paling tahu kebutuhan tim. Tugas kami
pemain adalah berlatih sebaik mungkin," jelas Syamsir.