
Bertanding di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Selasa
27 Januari 2015, Arema tak gentar. Setelah bermain imbang tanpa gol di
babak pertama, Arema memastikan kemenangan lewat gol Gilang di menit 75.
Duel Sriwijaya FC kontra Arema Cronus memang berjalan seru sejak
menit awal. Namun Singo Edan, julukan Arema, berhasil membuka peluang
lebih dulu di menit 9. Sayangnya tembakan Ferry Aman Saragih masih belum
tepat sasaran.
Pada menit 15, Arema kembali mengancam lewat sepakan Cristian "El Loco" Gonzales memanfaatkan umpan dari Ferry Aman. Namun bola masih melambung dari sasaran. Sriwijaya FC tak tinggal diam dan mencoba bereaksi.
Pada menit 20, Ferdinand Sinaga berhasil melepaskan tembakan keras setelah sebelumnya berduel dengan Victor Igbonefo. Sayangnya bola masih mampu dihalau bek Fabiano Beltrame. Meski beberapa peluang kembali tercipta skor 0-0 tetap bertahan hingga turun minum.
Di awal babak kedua, Arema kembali menggebrak lewat aksi El Loco. Namun lagi-lagi tandukan El Loco gagal menemui sasaran. Beberapa pergantian coba dilakukan Arema, termasuk menarik Ahmad Alfarizi dan menurunkan Gilang Ginarsa.
Dan pergantian ini membuahkan hasil, Gilang Ginarsa berhasil menjebol gawang Sriwijaya FC yang dikawal Dian Agus Prasetyo pada menit 75. Tandukan keras Gilang memanfaatkan sebuah sepak pojok gagal diantisipasi Dian Agus dan membuat Arema sementara unggul 1-0 atas Sriwijaya FC.
Tertinggal, Sriwijaya FC yang mendapat dukungan penuh dari penonton, mencoba mengejar ketertinggalan. Meski beberapa peluang berhasil diciptakan tim besutan Benny Dollo, namun hingga laga usai skor tak berubah.
Pada menit 15, Arema kembali mengancam lewat sepakan Cristian "El Loco" Gonzales memanfaatkan umpan dari Ferry Aman. Namun bola masih melambung dari sasaran. Sriwijaya FC tak tinggal diam dan mencoba bereaksi.
Pada menit 20, Ferdinand Sinaga berhasil melepaskan tembakan keras setelah sebelumnya berduel dengan Victor Igbonefo. Sayangnya bola masih mampu dihalau bek Fabiano Beltrame. Meski beberapa peluang kembali tercipta skor 0-0 tetap bertahan hingga turun minum.
Di awal babak kedua, Arema kembali menggebrak lewat aksi El Loco. Namun lagi-lagi tandukan El Loco gagal menemui sasaran. Beberapa pergantian coba dilakukan Arema, termasuk menarik Ahmad Alfarizi dan menurunkan Gilang Ginarsa.
Dan pergantian ini membuahkan hasil, Gilang Ginarsa berhasil menjebol gawang Sriwijaya FC yang dikawal Dian Agus Prasetyo pada menit 75. Tandukan keras Gilang memanfaatkan sebuah sepak pojok gagal diantisipasi Dian Agus dan membuat Arema sementara unggul 1-0 atas Sriwijaya FC.
Tertinggal, Sriwijaya FC yang mendapat dukungan penuh dari penonton, mencoba mengejar ketertinggalan. Meski beberapa peluang berhasil diciptakan tim besutan Benny Dollo, namun hingga laga usai skor tak berubah.
Arema tampil sebagai jawara SCM Cup dan berhak memenangkan hadiah
sebesar Rp150 juta. Sedangkan Sriwijaya yang menjadi runner up akan
mendapat hadiah sebesar Rp100 juta.
Susunan Pemain
Sriwijaya: Dian Agus Prasetyo, Wildansyah, Maiga, Fakhrudin Aryanto, Faturahman, Asri Akbar, Raphael Maitimo; Morimakan Koita, Anis Nabar, Ferdinand Sinaga, Titus Bonai
Arema: I Made Wardana, Purwaka, Fabiano Beltrame, Victor Igbonefo, Ahmad Alfarizi, Beny Wahyudi, I Gede Sukadana, Ferry Aman Saragih, Ahmad Bustomi, Cristian Gonzales, Abblode Yao Ruddy
Susunan Pemain
Sriwijaya: Dian Agus Prasetyo, Wildansyah, Maiga, Fakhrudin Aryanto, Faturahman, Asri Akbar, Raphael Maitimo; Morimakan Koita, Anis Nabar, Ferdinand Sinaga, Titus Bonai
Arema: I Made Wardana, Purwaka, Fabiano Beltrame, Victor Igbonefo, Ahmad Alfarizi, Beny Wahyudi, I Gede Sukadana, Ferry Aman Saragih, Ahmad Bustomi, Cristian Gonzales, Abblode Yao Ruddy