Palembang - Kedua tim menampilkan permainan terbuka di Stadion Jakabaring saat Sriwijaya FC menghadapi Persija Jakarta pada babak pertama lanjutan Liga Super hari Rabu (13/1).
Sriwijaya FC mendapat peluang pada menit keempat. Keith Kayamba Gumbs dijatuhkan di depan kotak penalti Persija. Tendangan bebas yang diambil Octavianus masih dapat dijinakkan kiper M. Yasir.
Empat menit kemudian kembali Laskar Wong Kito mendapat peluang. Umpan datar Gumbs berhasil disambut Rahmat Rivai. Namun tendangan penyerang bernomor punggung delapan itu masih melenceng di samping gawang Persija.
Dua menit kemudian, giliran The Jak mendapat peluang. Salim Alaydrus berhasil mencuri bola dari pemain bertahan Sriwijaya dan mengirimkan umpan silang datar kepada Aliyudin. Tendangan Aliyudin masih dapat di blok Ferry Rotinsulu dan kepanikan di lini belakang Sriwijaya menghasilkan kemelut. Sayang Persija tak mampu memanfaatkannya menjadi gol.
Gumbs berhasil merobek jala M Yasir namun hakim garis lebih dulu mengangkat bendera. Gol dianulir karena Gumbs terjebak offside.
Kembali peluang didapat Sriwijaya FC melalui Rivai menit 25. Menerima umpan di kotak penalti, Rivai mengecoh Abanda Herman sebelum melepaskan tendangan sambil menjatuhkan diri. Bola tak berhasil ditepis M Yasir namun masih melebar di samping tiang gawang.
Untuk meningkatkan serangan, Persija menarik Alaydrus dan menggantinya dengan pemain timnas, Talahou Musyafri.
Meski demikian, justru permainan Laskar Wong Kito lah yang semakin berkembang. Permainan cepat dari kaki ke kaki yang diperagakan Zah Rahan, Octavianus, Rivai, Gumbs, Arif Suyono, maupun Ponaryo Astaman berkali-kali menembus kotak penalti lawan. Hanya penyelesaian akhir yang kurang sempurna yang membuat pertandingan babak pertama berakhir dengan kedudukan imbang tanpa gol.[boy]