Palembang - Baik Sriwijaya FC maupun Persija Jakarta sama-sama menampilkan permainan terbuka pada pertandingan lanjutan Liga Super yang digelar di Stadion Jakabaring, Rabu (13/1).
Di babak pertama, Sriwijaya mendapat peluang melalui tendangan bebas yang diambil Octavianus, yang masih dapat dijinakkan kiper M. Yasir. Selanjutnya, giliran umpan datar Keith Kayamba Gumbs berhasil disambut Rahmat Rivai. Namun tendangan penyerang bernomor punggung delapan itu masih melenceng di samping gawang Persija.
Giliran The Jak mendapat peluang. Salim Alaydrus berhasil mencuri bola dari pemain bertahan Sriwijaya dan mengirimkan umpan silang datar kepada Aliyudin. Tendangan Aliyudin masih dapat di blok Ferry Rotinsulu dan kepanikan di lini belakang Sriwijaya menghasilkan kemelut. Sayang Persija tak mampu memanfaatkannya menjadi gol.
Gumbs berhasil merobek jala M Yasir namun hakim garis lebih dulu mengangkat bendera. Gol dianulir karena Gumbs terjebak offside.
Untuk meningkatkan serangan, Persija menarik Alaydrus dan menggantinya dengan pemain timnas, Talahou Musyafri.
Meski demikian, justru permainan Laskar Wong Kito lah yang semakin berkembang. Permainan cepat dari kaki ke kaki yang diperagakan para pemain Sriwijaya berkali-kali menembus kotak penalti lawan. Hanya penyelesaian akhir yang kurang sempurna yang membuat pertandingan babak pertama berakhir dengan kedudukan imbang tanpa gol.
Tiga menit babak kedua berlangsung, Rahmad Rivai kembali mendapat peluang setelah menerima umpan matang dari Ponaryo Astaman. Tendangan mendatar dari luar kotak penalti ‘Poci’ masih dapat dijinakkan kiper M Yasir.
Terus tertekan, Persija justru mencetak gol. Bambang Pamungkas memberikan umpan terobosan yang dapat diselesaikan dengan sempurna oleh Aliyudin. Tampilan papan skor akhirnya berubah menjadi 0-1 untuk Persija pada menit 53.
Tak butuh waktu lama, Sriwijaya segera membalas tiga menit kemudian. Diawali dari umpan terobosan Zah Rahan ke sayap kiri, Richard Obiora menusuk ke kotak penalti dan mengembalikan umpan ke tengah kotak penalti. Dengan sekali sontekan, tendangan Rivai tak mampu diantisipasi M Yasir. Kedudukan kembali imbang 1-1.
Memasuki menit ke 70 tak banyak peluang tercipta. Kedua tim lebih banyak melakukan umpan-umpan jauh dan tendangan jarak jauh. Seperti yang dilakuakan Zah Rahan pada menit ke 79. Tendangan jarak jauhnya masih dapat ditaklukkan kiper Persija.
Sriwijaya FC mendapat peluang emas saat Zah Rahan dijatuhkan Ismed Sofyan di kotak penalti. Namun M Yasir dengan gemilang mampu menebak arah tendangan Keith Kayamba Gumbs, membuat kedudukan masih tetap 1-1.
Hingga pertandingan berakhir, kedudukan tetap imbang 1-1.[boy]