MENCETAK satu gol ke gawang Bontang FC di laga perdana Sabtu (7/3) lalu, merupakan capaian yang menggembirakan bagi Pavel Solomin. Maklum saja, itu adalah debut awalnya bersama Sriwijaya FC. Hanya saja, striker asal Uzbekistan ini tetap memendam kecewa lantaran timnya, SFC harus menanggung malu akibat dikalahkan tamunya itu 1-2.
Olh karena itu, aksi-aksi brillian harus kembali dipertontonkan Pavel saat SFC menjamu Persema Malang, Sabtu (13/3) nanti di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring. Inilah salah satu ujian berat bagi Pavel yang menyandang pemain timnas Uzbekistan.
Penampilan Pavel memang menjadi pusat perhatian fans dan publik Sumsel lantaran tim asuhan Rahmad Darmawan itu sangat membutuhkan seorang striker murni. Karakter permainan yang diperlihatkan Pavel tidak mengecewakan. Pergerakannya dalam mengocek bola maupun tanpa bola sangat merepotkan lawan-lawannya.
Walaupun hanya mencetak gol tunggal Laskar Wong Kito, namun bola tandukannya sangat berkelas. Menyambut umpan rekannya, Obiora Richard dari sisi kanan gawang, Pavel yang berdiri bebas di kotak penalti, menghunjamkan heading sangat bertenaga dan sangat akurat sehingga menjebol gawang Ade Muchtar.
Meski bertipe striker murni, mantan pemain Lokomotiv Taskhent ini, juga selalu aktif mencari bola. Dia pun terlihat rajin menyisir sisi kiri atau kanan lapangan untuk merebut bola atau mengambil umpan-umpan yang disodorkan rekan-rekannya. Bahkan beberapa kali Pavel menjemput bola untuk kemudian memberikan umpan kepada rekannya di barisan depan.
Hanya saja, Pavel memang sangat membutuhkan adaptasi yang cepat bersama rekan-rekan setimnya. Maklum saja, sebagai pemain baru, tentu karakter permainan rekan setimnya belum banyak ia ketahui. Apalagi, Pavel sangat aktif bergerak, sehingga jika permainan yang dikembangkan melalui passing satu dua, maka Pavel dan rekan-rekan nya juga harus bisa membaca pergerakan itu sehingga serangan yang mereka bangun tak berakhir dengan sia-sia.
Pelatih Rahmad Darmawan menilai ada beberapa gerakan menarik dari Pavel Solomin. Dia sangat
aktif bergerak sehingga lawan akan kesulitan menjaganya. Bahkan Pavel mampu memberikan asisst kepada rekannya yang memiliki peluang lebih besar mencetak gol ketimbang dirinya.
Untuk itu saya akan memberikan perhatian khusus mengenai skema latihannya nanti. Karena dia kerap bergerak, bahkan usai memberikan umpan pun dia selalu bergerak. Pavel bermain cukup baik,” tegas RD beberapa hari lalu.