Pertemuan Sriwijaya FC versus Bontang FC diputaran kedua Liga Super Indonesia (ISL), di Stadion Gelora Jakabaring, Kamis (4/3), dipastikan berlangsung panas. Zah Rahan Krangar cs bertekad membalas dendam atas kekalahan mereka 3-1 di Bontang 9 Januari lalu.Berdasarkan head to head pertemuan, pada musim kompetisi Liga Super Indonesia 2008/2009, Bontang sukses mengalahkan SFC dengan skor 2-1, 15 Agustus 2008, kemudian sukses menahan imbang SFC dengan skor 1-1 dalam pertemuan kedua di Gelora Jakabaring, 28 April 2009.
Musim ini lagi-lagi Bontang melanjutkan rekor dengan melibas Obiora cs di Bontang dengan skor 3-1 pada 9 Januari lalu.
Pelatih Rahmad Darmawan mengatakan, untuk mengantisipasi permainan Bontang dirinya akan menyetarakan keseimbangan antar lini. Ia membuat simulasi formasi tim. Menurutnya ada beberapa perubahan yakni, mengembalikan Obiora di posisi aslinya sebagai gelandang sayap. Memasang Kayamba dan Pavel Solomin di lini depan.
"Bontang merupakan tim yang bagus dan saya fokus kepada beberapa pemain mereka yang patut diwaspadai terutama barisan depan Bontang," ujar RD.
Pelatih kelahiran Metro Lampung ini mempertajam lini depan dan memperkuat lini belakang. Beruntung baginya, Ambrizal kembali fit begitu juga kondisi Bobby Satria yang sudah bisa diturunkan. Sementara gelandang Octavianus terus mengalami peningkatan. "Kita harus fokus menjaga pertahanan dan mempertajam lini depan," tegas RD.
Secara terpisah Manajer Bontang FC, Andi Faisal yang mewakili Fachry Husaini mengatakan, SFC memiliki pemain berkualitas dan merata di semua lini. "Untuk mengatasi kolektivitas SFC kami menurunkan bek terbaik kita termasuk Patricio Jimenez yang menjaga striker SFC. Target kita dalam pertandingan ini mampu menahan imbang SFC," ujar Andi Faisal.