Sriwijaya FC mulai melupakan kekalahan 1-2 atas Becamex Binh Duong (6/4) lalu pada laga penyisihan AFC Cup grup F. Kini, Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya FC) mulai bangkit. Termasuk saat melawat ke Persela Lamongan, besok (10/4) pada laga lanjutan Indonesia Super League (ISL).Bahkan, tim juara double winner 2007 ini berambisi untuk mencuri poin penuh saat bertamu ke Laskar Jaka Tingkir (julukan Persela). Tapi, skuadra Rahmad Darmawan tak mau gegabah. Pasalnya, Laskar Sriwijaya mewaspadai kebangkitan Laskar Jaka Tingkir yang mulai terlihat pada dua laga terakhir. Yakni, mampu membungkam 2-1 atas tuan rumah Persema Malang (24/3), dan menumbangkan Persib Bandung dengan skor 1-0 (4/4).
“Kami tidak boleh memandang remeh Persela. Mereka adalah tim kuat. Terbukti mereka mampu tampil percaya diri dan berhasil memenangkan dua laga terakhir yakni atas Persema dan Persib. Kami harus mewaspadai itu,” kata pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan.
Menurut RD sapaan Rahmad Darmawan, selain sukses bangkit pada dua aga terakhir, Persela juga merupakan tim yang dihuni pemain berbahaya. Seperti, Martins Zada, Fabiano Da Rossa, Franco Martin Hita dan Samsul Arif. “Pemain mereka rata-rata mempunyai skill yang luar biasa. Ini juga menjadi ancaman kami,” lanjut mantan arsitek Persija Jakarta ini.
Tapi, Keith Kayamba Gumbs dan kawan-kawan mempunyai modal untuk menangkal kebangkitan skuadra Joko Susilo. Ya, pada putaran pertama ISL musim ini, Laskar Sriwijaya mampu menumbangkan Persela dengan skor 2-1, 9 Desember 2009 lalu.
Begitu juga dari head to head, Sriwijaya mempunyai modal besar terutama saat bertamu di Lamongan. Dari lima laga terakhir, Sriwijaya mampu mengoleksi tiga kemenangan dan dua kali seri. Yakni, menang 2-1 (9/12/09), menang 2-1 (5/08/08), dan menang 5-1 (29/04/07). Sementara 2 kali seri semuanya di dapat di kandang Persela. Yakni mampu menahan 0-0 pada laga Liga Super (14/05/09), dan menahan 2-2 pada laga Divisi Utama (7/08/07).
Selain untung dari head to head, Sriwijaya juga bakal menurunkan empat pemain yang masih gres tenaganya. Yakni, Precious Emuejeraye, Pavel Solomin, Arif Suyono, dan Toni Sucipto yang semuanya tidak turun saat melawan Becamex Binh Duong, (6/4) lalu.
“Mudah-mudahan mereka bisa bermain maksimal. Sebab, mereka mempunyai recovery yang panjang. Sehingga, tidak ada masalah soal fisik,” lanjut pelatih yang pernah membawa juara double winner bagi Sriwijaya ini.
Tapi, untuk memuluskan misi, Sriwijaya harus bermain ekstra. Selain harus bermain di hadapan LA Mania (suporter Persela), Ponaryo Astaman dan kawan-kawan masih dalam keadaan kelelahan. Praktis, hal ini sangat memengaruhi permainan Sriwijaya.
Ya, dalam 15 hari Zah Rahan Krangar dan kawan-kawan harus menjalani empat pertandingan. Yakni, setelah kalah 0-2 dari PSPS, (27/3), imbang 1-1 dari Persijap (1/4) dan kalah 1-2 dari Becamex Binh Duong (6/4).
“Memang anak-anak masih dalam keadaan kelelahan. Tapi, ini bukan masalah bagi kami. Sebab, kami harus mendapatkan poin agar bisa bersaing dengan tim papan atas lainnya,” tambah pelatih berpangkat kapten marinir ini.
Bagaimana dengan Persela? Bermain di hadapan suporter fanatiknya, Persela Lamongan menjanjikan bermain agresif saat menjamu Sriwijaya FC di Stadion Surajaya Lamongan (10/4) nanti.
Laskar Jaka Tingkir berupaya keras memperbaiki peringkat di klasemen sementara. Saat ini, tim besutan Joko Susilo masih nangkring di urutan ke-10. Dengan raihan 35 poin dari 26 laga dengan 10 kali menang 5 seri dan sisanya kalah.
“Menyerang adalah permainan terbaik. Apalagi kami bakal bermain di hadapan publik sendiri kami rasa para pemain akan memiliki spirit ganda,” ujar pelatih Persela, Joko Susilo, kemarin (8/4).
Menghadapi Sriwijaya, mantan pelatih Persiwa Wawena itu, akan menampilkan duet bomber Samasul Arif-Franco Hitta yang kemungkinan besar akan diturunkan mulai menit awal. “Terlebih sumua pemain Persela dalam kondisi prima dan tidak ada yang terakumulasi kartu. Jelas hal itu lebih memudahkan kami untuk meracik strategi dan meraih kemenangan,” tambahnya.
Oleh karena itu, Joko tetap yakin bisa menerapkan strategi menyerang seperti kala mengalahkan Persib. ”Kami yakin Sriwijaya tetap akan bermain terbuka. Tetapi kami tidak ingin tertekan apalagi bermain di kandang sendiri. Menang bisa menjadi harga mati,” pungkasnya. (mg43/mg42/idi/jpnn)
Head to Head kedua tim
09-12-2009: Sriwijaya FC v Persela: 2-1 (ISL)
14-05-2009: Persela v Sriwijaya FC: 0-0 (ISL)
05-08-2008: Sriwijaya FC v Persela: 2-1 (ISL)
07-08-2007: Persela v Sriwijaya FC: 2-2 (Ligina)
29-04-2007: Sriwijaya FC v Persela: 5-1 (Ligina)