ABSENNYA Charis Yulianto, Ambrizal, Isnan Ali, dan Crisitian Worabay yang menjalani proses hukum di Poltabes Palembang terkait kasus pemukulan terhadap suporter, memberikan berkah tersendiri bagi bek muda Bobby Satria dan AA Ngurah Wahyu Trisnajaya.Kedua bek yang kerap mengisi bangku cadangan ini, dipasang sebagai starter untuk mengawal lini belakang SFC. Keduanya diharapkan mampu menutup celah besar yang ditinggalkan Charis cs, karena keempat pemain ini adalah pilar lini belakang Laskar Wong Kito.
Bobby mengaku senang mendapatkan kepercayaan dari pelatih Rahmad Darmawan. Namun pemain asal Padang Sumatera Barat ini mengaku, sangat berduka dengan penahanan rekan satu tim yang juga seniornya Charis cs.
Bagi Bobby, keempat seniornya itu tidak hanya andalan di lini belakang, tetapi juga memberikan semangat, motivasi dan spirit kepada pemain muda saat bertanding.
“Mereka selalu memberikan spirit tim saat bertanding. Makanya kami sangat kehilangan tanpa mereka dalam laga ini. Namun bagi kami meski ini beban besar, tetapi kami yakin mampu
melewati. Justru kejadian ini akan memberikan kami motivasi tingi dan berusaha keras untuk memberikan yang terbaik,” jelas Bobby, Minggu (16/5).
Ia mengaku lega setelah adanya perdamainan. Hal ini membuat mereka semakin bersemangat menghadapi Persib Bandung. Bobby berjanji akan menjalankan tugas dengan baik mengawal lini belakang SFC.
Meski berat, tetapi kekurangan itu justru menjadi pelecut semangat untuk memenangi laga lawan Persib.
Disoal tentang waktu keberangkatanya yang sangat mepet dengan jadwal pertandingan, Bobby secara jujur mengakui baru sekali itu berangkat bertepatan dengan jadwal pertandingan profesional. Tetapi inilah tantangannya.
“Baru sekali ini, tetapi meski berat kami akan tetap berjuang demi SFC,” ujarnya.
Ketika ditanya siapa pemain yang perlu diwaspadai, Bobby menyebut penyerang berkualitas seperti Crisitian Gonzales, Airlangga, Atep, Eka Ramdani.
“Namun Persib bermain kolektif. Kalaupun penyerangnya tidak mencetak gol, kadang-kadang pemain belakangnya justru mencetak gol,” ujar Bobby.
Untuk itu, menjadi tugasnya bersama Nanak, Precuous meredam kecepatan para pemain yang kerap menjadi penentu kemenangan Persib.
“Kami harus disiplin dan kolektif serta meningkatkan koordinasi antar lini untuk meredam kecepatan mereka. Untuk itu mohon kepada masyarakat Sumsel agar terus mendukung dan mendoakan perjuangan kami,” jelas Bobby.
Biodata
Nama:Bobby Satria
Lahir:24 Agustus 1986
Tinggi/BB:178 cm/73kg
Posisi:Defender
Karir:
2003-2008 Persita Tangerang
2008-2009 Persebaya
2009-Sekarang SFC