Tensi Tinggi Charis Cs

Persoalan mental dan motivasi para pemain Sriwijaya FC diyakini sudah pulih saat menghadapi tiga laga sisa pertandingan Indonesia Super League (ISL). Ini menyusul dibebaskannya empat pemain, Charis Yulianto, Ambrizal, Cristian Worabay, dan Isnan Ali dari tahanan Poltabes Palembang, Senin (17/5) lalu, menyusul insiden pemukulan terhadap tiga suporter SFC.

Bahkan keempat pilar tersebut kemungkinan akan diturunkan bersamaan oleh pelatih Rahmad Darmawan saat menghadapi tim yang dipastikan terdegradasi, Pelita Jaya FC di Stadion Singa Perbangsa, Karawang, Kamis (20/5). Ini terihat ketika keempatnya menyaksikan langsung saat Sriwijaya ditaklukkan Persib Bandung di Stadion Siliwangi, Senin lalu. Meskipun Zah Rahan dkk hanya memiliki waktu satu jam istirahat sebelum bertanding, namun skuad SFC mampu mengimbangi permainan lawan. Cristian Golzales cs hanya mampu menang 1-0.

Oleh karena itu, waktu istiharat dua hari dirasa cukup bagi Rahmad Darmawan memulihkan stamina anak asuhnya untuk menjajal Pelita Jaya. Membutuhkan angka untuk tetap menjadi tim yang berada di papan atas, SFC harus tampil maksimal. Oleh karena itu, Charis cs memiliki motivasi berlipat dengan tensi tinggi untuk bisa mencetak gol dan mengalahkan lawannya.

Absennya Keith Kayamba Gumbs akibat akumulasi kartu, tidak menjadi preseden buruk. Boleh jadi ban kapten akan disematkan kepada Charis Yulianto. Sedangkan posisinya akan diambil alih oleh Obiora atau Arif Suyono.

SFC sangat membutuhkan poin untuk memperbaiki peringkatnya di klasemen akhir.

Permainan Agresif Untuk mencapai hasil maksimal, selain menurunkan empat pilar sebagai benteng pertahanan mengawal gawang Ferry Rotinsulu, RD kemungkinan akan mengandalkan permainan agresif dengan menempatkan tiga penyerang sekaligus. Tiga striker haus gol itu, Rahmad Rivai, Pavel Solomin, dan Obiora. Mereka akan membelah jantung pertahanan Pelita yang dikawal ketat dua bek Jufrianto, dan Eduawardo.

Kelincahan gerak yang biasa diperagaan Poci dan Pavel akan sangat merusak barisan belakang Pelita. Dengan demikian, diharapkan para algojo SFC bisa menembus gawang Wardhana.

“Dalam pertemuan terakhir, Pelita selalu menyulitkan SFC. Makanya dalam pertandingan kali ini saya tidak memaksakan pemain untuk latihan. Paling terpenting mereka bisa enjoy dan bermain lepas,” tegas RD yang sangat berharap bisa meraih poin maksimal di kandang Pelita.