Sriiwjaya FC terus santer diisukan akan mendepak empat pemain bermasalah di akhir musim ini. Yakni, Charis Yulianto, Ambrizal, Isnan Ali dan Christian Worabay. Keempatnya merupakan tersangka kasus pengeroyokan 3 suporter Sriwijaya FC di bawah bendera Sriwijaya Mania Sumsel (SMS), yakni Yopi dkk.Tapi, hal ini di bantah keras oleh manajer Sriwijaya FC, Hendri Zainuddin. Menurut Hendri, saat ini Sriwijaya belum memikirkan siapa pemain yang akan didepak atau dipertahankan untuk musim depan. “Isu itu tidak benar. Sebab, kami saat ini sedang fokus di Piala Indonesia. Kami juga baru akan melakukan evaluasi pemain setelah Piala Indonesia selesai,” kata Hendri Zainuddin, kemarin (10/6).
Hendri menambahkan, pihak manajemen akan tidak mencampur adukan antara kejadian yang menyebabkan empat pemain terbaiknya menjadi tersangka dengan prestasi pemain. “Kami akan mengevaluasi seluruh pemain. Apakah prestasinya layak dipertahankan atau tidak. Kami tidak akan mencampuradukan kejadian yang lalu dengan prestasi. Itu tidak bisa di jadikan barometer kami akan mempertahankan atau melepas,” imbuhnya.
Apalagi, lanjut Hendri untuk memutuskan pemain dipertahankan atau didepak tidak bisa diputuskan pihak manajemen saja. Tapi, juga mendengarkan dulu keputusan pelatih serta animo masyarakat secara menyeluruh. “Kami tidak bisa asal pecat. Semuanya ada prosedurnya,” tambahnya.
Keputusan untuk tetap akan melihat prestasi empat pemain ini juga didasari dengan peningkatan prestasi Charis Yulianto dkk. “Apalagi dilihat dari prestasi mereka saat ini. Empat pemain ini terus menunjukkan prestasi yang luar biasa. Mereka terus bekerja keras untuk memberikan yang terbaik untuk Sriwijaya dan masyarakat Sumsel. Lewat prestasi mereka menunjukkan ingin membalas kesalahan yang pernah di perbuat,” pungkas anggota DPRD Banyuasin ini.