Manajemen Sriwijaya FC tak berani memastikan akan mendepak empat pemainnya (Charis Yulianto, Isnan Ali, Cristian Warobay, dan Ambrizal) yang terkena permasalahan hukum, kendati mendapat desakan keras publik di Sumatera Selatan.Keempat pemain yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Mapoltabes Palembang terkait dengan kasus pengeroyokan terhadap anggota kelompok suporter yang berujung empat korban (8/5) lalu, tetap diberikan “lampu hijau” untuk bertahan menjadi Laskar Wong Kito musim depan.Direktur teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri selaku manajemen klub Hendri Zainuddin mengatakan, di Palembang, Jumat (11/6), langkah ini diambil untuk kepentingan tim pada musim mendatang mengingat keempat pemain itu diakui adalah orang-orang pilihan dan andalan tim.
Meskipun dia tak membantah ucapan ini terkesan mengesampingkan suara pencinta Sriwijaya FC.
“Kita tidak dapat serta merta mengatakan tidak akan merekrut empat pemain ini lagi. Coba anda pikir, seperti Ambrizal, kan rugi jika tidak dipertahankan. Sekarang, tinggal pemainnya sendiri apakah masih mau di SFC atau tidak,” kata dia.
Charis cs sementara ini, mendapatkan penangguhan penahanan karena mendapat jaminan dari manajemen Sriwijaya FC, dan berkas perkaranya telah dilipahkan ke Kejari Palembang beberapa waktu lalu.
Dalam waktu dekat keempat pemain ini akan menjalankan persidangan dan tidak akan diketahui secara pasti akan menempuh waktu berapa lama.
”Permasalahan telah diselesaikan secara damai, tinggal masalah hukumnya saja. Kami selaku manajemen memandang hal ini sebagai suatu yang terpisah. Yang jelas kami akan mempercayakan kepada pelatih (Rahmad Darmawan), jika dia tetap menginginkan maka kami akan melakukan pendekatan,” ujar dia.
Pasca melakukan tindakan tak terpuji yang sempat memicu amarah kelompok suporter dan publik Sumsel, Charis cs telah menyatakan permintaan maaf secara resmi dan memberikan kompensasi kepada korban sebesar Rp150 juta.
”Setelah kejadian itu, keempat pemain ini tetap berlaku profesional. Bahkan mereka menunjukan suatu prestasi, dan ini juga menjadi pertimbangan kami bahwa mereka tetap memiliki hati untuk Sriwijaya,” ujar dia.
Sementara Ambrizal yang dihubungi terpisah, mengaku belum mau membahas permasalahan ini dan lebih memilih untuk berkonsentrasi menghadapi babak lanjutan Piala Indonesia.
"Nanti lah bicara itu. Yang jelas, kejadian kemarin menjadi pertimbangan saya dan keluarga apakah masih mau di Sriwijaya FC atau tidak,” ucap bek Sriwijaya FC ini.