RD Terapkan Skema Bertahan

Laga perempatfinal leg kedua Persebaya menjamu Sriwijaya FC di Stadion Gelora 10 November Surabaya, Selasa (20/7) baru saja dimulai. Pelatih SFC, Rahmad Darmawan mengubah formasi tim lebih bertahan dibanding saat leg pertama di Stadion Gelora Sriwjaya Jakabaring Palembang. RD tampaknya ingin mengamankan skor 2-0.

Skema permainan SFC menggunakan tiga bek sejajar, Charis Yulianto, Precious, Bobby Satria. Lima gelandang ditumpuk di tengah yakni M Nasuha, Ponaryo, Isnan Ali, Toni Sucipto, dan Zah Rahan. Sementara di depan ada Kayamba dan Pavel Solomin. Di bawah mistar gawang Ferry Rotinsulu.

Formasi 3-5-2 SFC mengandalkan serangan balik cepat dapat berubah jadi skema bertahan 5-3-2 dengan Isnan Ali dan Nasuha turun membantu pertahanan. Di awal laga, skema ini cukup meredam kecepatan gelandang serang Persebaya Jhon Takpor dan striker Andi Oddang. Sejumlah peluang tercipta, tapi belum bisa menjebol gawang Ferry.

Persebaya pakai skema klasik 4-4-2 mengandalkan serangan dari sayap dan tusukan langsung dari tengah. Selain spirit juang Arek Surabaya untuk lolos ke semifinal, pemain SFC juga berada di bawah tekanan suporter yang mengenakan seragam hijau.