Di atas kertas sebenarnya peluang SFC untuk kembali meraih poin
maksimal saat melawan PBR ini sangat mungkin terjadi. Pasalnya tim lawan
saat ini sedang dalam keadaan terpuruk, karena dari delapan laga
terakhir PBR belum pernah sekalipun meraih kemenangan. Tim asal Bandung
itu hanya mengemas empat kali kemenangan dan empat kali hasil seri.
Rekor kandangnya pun tidak terlalu bagus karena dari 14 kali
pertandingan, PBR hanya mampu menang empat kali kemenangan, lima imbang
dan lima kali kalah. Hal itu jelas sangat jauh berbeda jika dibandingkan
dengan rekor tandang SFC, yakni sudah bermain 14 kali dengan meraih
tujuh kali kemenangan dan lima kali kalah. Lima kekalahan itu pun saat
dijamu oleh tim-tim superior, seperti Persipura, Arema, Persib, Persisam
dan Mitra Kukar, selebihnya SFC mampu mengamankan poin sempurna.
“Rekor tandang kita memang baik dan saya harap ini bisa
dipertahankan. Semua pemain sudah mengerti akan tugasnya masing-masing,
kalau kita butuh kemenangan demi kemenangan untuk menjaga posisi runner
up saat ini. Sebagai pelatih saya hanya mengingatkan saya agar jangan
terlengah dan tetap fokus,” kata Kas, Senin (24/6/2013).
Menghadapi PBR yang performanya sedang naik turun saat ini, diakui
Kas hasil akhirnya memang akan sulit diterka. Meski target timnya dalam
laga tandang kali ini sudah pasti meraih tiga poin, tapi tetap motivasi
tim tuan rumah diprediksi bakal jadi hambatan yang berat. Dia sadar
betul dengan nama besar yang ada di SFC pastinya setiap tim, terutama
tim-tim yang yang peringkatnya berada di papan bawah, dipastikan tampil
lebih menggila.
“Saya seperti kita lawan Arema (23/6) kemarin, pemain sangat
termotivasi untuk menang karena kita ingin membuktikan tim sehebat
Aremapun bisa dikalahkan. Begitupun tim lain melihat tim kita pasti akan
memiliki motivasi yang serupa,” ungkapnya.
