Winger lincah, Ramdani Lestaluhu dalam kondisi on-fire setelah sukses
membuat tiga gol dalam tiga pertandingan beruntun. Gol terakhir yang
dia ciptakan adalah saat bertemu Pelita Bandung Raya (PBR) pada Sabtu
(29/6/2013). Dua gol lainnya dibuat saat bertemu Arema Indonesia
(23/6/2013) dan Gresik United (19/6/2013) lalu.
Ramdani yang
dihubungi Sripo, Minggu (30/6/2013), mengaku sangat senang dapat
memberikan kontribusi terhadap tim. Dia berharap agar penampilannya
terus konsisten dan semakin termotivasi untuk terus mengembangkan teknik
dan skilnya lebih baik lagi. Terdekat, dia memiliki target dapat
kembali berkotribusi saat timnya menjamu Persela Lamongan, di Stadion
Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang, Kamis (11/7/2013)
mendatang.
“Saya bersyukur bisa memberikan kontribusi terhadap
tim sejauh ini. Gol yang saya ciptakan hanya keberuntungan. Hal ini
memotivasi untuk saya tampil lebih baik lagi kedepannya,” ujarnya
merendah.
Total pada musim ini Ramdani telah mengoleksi tujuh gol
dari 21 penampilannya bersama SFC. Jumlah gol itu menjadikannya sebagai
pemain ketiga yang paling produktif di SFC, setelah striker Tantan dan
Boakay Eddie Foday yang sudah mengemas masing-masing sembilan gol.
Sebagai pemain sayap sumbangan tujuh gol itu sudah dirasa sangat
memuaskan.
“Saya berharap terus berkontribusi bagi SFC. Kalaupun
tidak menyumbangkan gol, tapi setidaknya dapat memberikan assist ataupun
membuka ruang bagi pemain lain agar dapat mencetak gol. Kemenangan tim
lebih penting dibandingkan segalanya,” sambung Ramdani.
Head
Coach SFC, Kas Hartadi juga tak segan menyebut jika peran Ramdani di
skuadnya kian vital, baik diturunkan sebagai pemain cadangan maupun
starter. Terutama di tiga laga terakhir, dimana pemain asal Tulehu,
Maluku itu selalu konsisten mencetak gol dalam tiga pertandingan
terakhir. Ramdani juga pandai menempatkan posisi sehingga tak jarang
selain bertugas jadi pelayan bagi striker di depan, dia pun jadi andalan
tim untuk mencetak gol.
“Meski posturnya kecil tapi dia berani
menghadapi lawan-lawan yang memiliki postur lebih besar darinya. Apalagi
pergerakannya lincah sehingga mampu membuat pemain lawan kerepotan,”
ungkap mantan Pelatih Sekayu Youth Soccers Academy (SYSA) Muba itu
Kas
berharap performa memikat Ramdani dapat dijadikan contoh bagi pemain
muda SFC lainnya yang masih minim jam terbang. Mantan pemain Persija
Jakarta itu mampu berkolaborasi dengan baik bersama pemain-pemain yang
lebih matang seperti Tantan, Boakay Eddie Foday, Erick Weeks Lewis,
serta Herman Dzumafo Epandi.
“Dia tampil tenang, dan tidak
canggung. Emosinya pun sudah terkontrol, sehingga bisa dijadikan panutan
bagi pemain muda kita yang lainnya agar dapat berkembang,” ujar ayah
Eric Cantona itu.