Skuad Sriwijaya FC tidak ingin menjadikan ibadah puasa sebagai
halangan untuk terus latihan. Mereka tetap akan mengikuti latihan rutin
seperti biasa, demi menjaga kondisi fisik agar tetap bugar.
Head
Coach SFC, Kas Hartadi mengatakan, program latihan itu penting untuk
menjaga kondisi pemainnya agar tetap bugar dan selalu dalam keadaan siap
tempur saat menjalani empat laga pada bulan puasa. “Kita latihannya
tetap normal, karena kita tetap ada jadwal pertandingan,” kata Kas
ketika dihubungi Sripo, Sabtu (29/6/2013).
Dikatakan, meski
sebagai besar timnya beragama Islam dan diwajibkan berpuasa, tapi
program latihan harus tetap berjalan. Apalagi latihannya tetap
berlangsung sore hari atau menjelang berbuka puasa, sehingga kondisi
lapar dan haus itu akan tidak begitu terasa. Pihaknya justru khawatir
jika tidak latihan kondisi pemain akan cepat drop.
“Memang
kemungkinan kita akan menyesuaikan porsi latihannya. Bisa jadi lebih
ringan ataupun lebih berat, tergantung kondisi pemain juga,” ungkap
mantan Asisten Pelatih Ivan Kolev itu.
Kas menyebutkan, ada
beberapa pemain non muslim, yakni empat pemain asing, Boakay Eddie
Foday, Herman Dzumafo Effandi, Erick Weeks Lewis dan Lee Dong Wong.
Kemudian satu lagi pemain lokal yakni kiper muda Rivky D Mokomdompit.
Jadi untuk kelima pemainnya itu dipastikan tidak akan tidak akan
terpengaruh sama sekali, meskipun mereka juga wajib menghormati
rekan-rekannya yang sedang berpuasa.
“Intinya puasa ataupun tidak
kita tidak ada kendala, karena pemain pun sudah terbiasa main saat
berpuasa seperti musim 2011 lalu,” ungkapnya.