Pantas jika menyebut Diogo Santos Rangel sebagai si anak hilang. Opsi
peminjaman Sriwijaya FC ke Gresik United seolah memberikan ruang kepada
pemain Brazil berkewarganegaraan Timor Leste ini, untuk menyingkir
sejenak dari skuad Laskar Wong Kito.
Namun belakangan, manajemen dan tim pelatih berencana memulangkan
pria asal Brazil berusia 21 itu ke Jakabaring. Tempat nyaman akan
diberikan baginya, setelah tampil impresif bersama Gresik United
sepanjang putaran kedua ISL.
"Memang dia target kami, dia dipulangkan lagi, karena kami lihat dia
sudah cukup mendapatkan ilmu selama bersama Gresik, permainannya sangat
baik bersama Gresik" jelas Asisten Manajer Sriwijaya FC Muchendi
Mahzareki, Minggu (7/6/2013).
Seperti diketahui, Mei 2013 lalu, Diogo dipinjamkan ke Persegres
sampai akhir kompetisi. Bukan untuk membuangnya, tetapi lebih kepada
mendidik sang pemain agar memiliki jam terbang. Maklum, jika harus
bersama SFC, dia terpaksa mendekam di bangku cadangan. Posisi center
bek sudah full dengan keberadaan Abdul Rahman dan Lee Dong Wong, belum
lagi Dodok Anang yang bisa menjalankan tugasnya dengan baik sebagai
pemain pelapis.
Sementara itu, di posisi wing bek adalah hal mustahil menyingkirkan
Mahyadi Panggabean yang menjadi master di pos kiri pertahanan SFC.
Sementara di kanan, Diogo harus bersaing dengan Fandi Mochtar yang mulai
klop. Belum lagi keberadaan Diego Michiels dan Dodok Anang yang juga
pandai menempati pos kanan. Praktis tidak ada tempat bagi Diogo. Namun,
manajemen tidak ingin aset berharganya itu hilang begitu saja.