Rencana perombakan pelatih di Sriwijaya FC mengundang perhatian para
agen, termasuk Ligina Sportindo. Eddy Syahputra dari Liga Sportindo
mengungkapkan, pihaknya menyodorkan tiga nama pelatih asing ke manajemen
Sriwijaya FC, satu diantaranya pelatih Myanmar U-19 Gerd Ziese.
Di bawah asuhan Ziese, Myanmar U-19 sukses menjadi juara turnamen
Hassanal Bolkiah Trophy bulan lalu. Ziese kini sedang mempersiapkan
Myanmar mendapat hasil bagus saat menjadi tuan rumah putaran final Piala
AFC U-19.
Eddy menyebutkan, pelatih yang ditawarkan berasal dari luar
Indonesia. Selain Ziese, nama yang diajukan adalah mantan arsiten
Persiba Balikpapan Hans Peter Schaller, dan arsitek klub Malaysia
Sarawak FA Robert Rene Albert.
“Saya sudah tawarkan tiga pelatih ini kepada manajemen SFC. Saya SMS
pak Dodi [Reza Alex, presiden Sriwijaya FC], dan pak Augie (Bunyamin,
direktur keuangan] lewat telepon. Kata pak Dodi akan dipertimbangkan,
dan pak Augie sangat diplomatis sekali menjawab,” ungkap Eddy saat
dihubungi.
“Mungkin karena kompetisi belum selesai, jadi mereka belum bisa menjawabnya. Tapi sepertinya mereka berkenan.”
“Tapi saya belum begitu detil menjelaskan tentang profil mereka. Yang
jelas kualitas mereka tidak diragukan lagi untuk di Asia, mereka ini
pelatih-pelatih berlisensi UEFA Pro. Kalau mau lihat data mereka, cari
saja di google.”
Menurut Eddy, keinginannya menawarkan ketiga pelatih kelas Eropa ini
lantaran prihatin melihat tim sekelas Sriwijaya FC sudah dua tahun
terakhir tersingkir dari jalur juara.
“Sudah dua tahun ini roh juara SFC seperti hilang. Jadi saya pikir,
di antara tiga pelatih yang saya tawarkan ini, bisa mengembalikan roh
itu lagi. Apalagi tiga pelatih ini sudah paham betul karakter sepakbola
di Asia. Jadi saya yakin di antara mereka bisa membawa perubahan buat
Sriwijaya,” ucap Eddy.
Sementara itu, untuk pemain sendiri ia belum bisa memberikan
rekomendasi sebelum Sriwijaya FC menetapkan secara resmi pelatih untuk
musim depan.
“Kalau sudah ada pelatih yang resmi, saya akan coba bantu. Saya akan
pilihkan pemain-pemain yang sesuai dengan kebutuhan pelatih,”
pungkasnya.