
Mantan pelatih Persiram Raja Ampat Bambang Nurdiansyah mengaku tertarik
menangani Sriwijaya FC di Indonesia Super League (ISL) 2014, dan telah
mengajukan lamaran kepada manajemen klub.
Nasib Subangkit sebagai pelatih Sriwijaya FC saat ini masih dipertimbangkan, mengingat Laskar Wong Kito
gagal menembus delapan besar. Banur, sebutan Bambang, yang kini menjadi
juru taktik tim Divisi Satu Cilegon United membenarkan dirinya sudah
mengajukan lamaran kepada Sriwijaya FC
“Iya betul saya sudah melamar ke SFC. Tapi belum melakukan komunikasi secara langsung dengan manajemen SFC. Saya baru kirim CV [curriculum vitae] lewat e-mail,
nitip sama anak saya yang kerja di Palembang. Nanti dia yang print
untuk diantarkan kepada manajemen,” kata Banur saat dihubungi.
Menurut Banur, ketertarikannya menahkodai Sriwijaya FC lantaran para pemain di Laskar Wong Kito punya potensi yang bagus untuk lebih berkembang. Ia punya keinginan bisa membawa Sriwijaya FC mengembalikan masa kejayaannya.
“Saya lihat di SFC banyak pemain-pemain muda berpotensi, seperti di
SFC U-21. Saya rasa kalau pemain muda ditambah dengan pemain senior yang
berpengalaman, maka SFC punya masa depan yang bagus,” urai mantan
pelatih Arema Malang itu.
Banur menerangkan, sebagai catatan terbaiknya, setidaknya ia bisa
mengangkat derajat Persiram Raja Ampat dari Divisi Utama promosi ke ISL
dan membawa Cilegon United dari Divisi II ke Divisi I.
“Sekarang Cilegon United masuk enam besar di divisi satu. Sekarang saya lagi di Yogyakarta,” ungkapnya.
Ketika disinggung terkait kontrak kerja di Cilegon United, dan klub
yang diberikan lamaran, Banur menjelaskan, karir kepelatihannya bersama
Cilegon United akan segera berakhir.
“Pertengahan bulan ini (September) kontrak saya selesai di Cilegon United, sementara ini SFC dulu,” kata Banur.