Belajar Sekaligus Bersaing

MESKI akrab di bangku cadangan, defender Sriwijaya FC Bobby Satria tidak kehilangan kemampuan terbaiknya. Ia menjadi bagian penting mengamankan lini belakang Laskar Wong Kito saat mengalahkan tuan rumah Persebaya Surabaya 2-0, Rabu (10/2).

Bobby menunjukkan kemampuan konsistennya sepanjang pertandingan. Dipasangan menggantikan Charis Yulianto untuk mendampingi Ambrizal, Precious dan Isnan Ali, ia memperlihatkan ketenangannya, bermain taktis, dan sukses mematikan

striker lawan, Korinus Pingkrew serta Andi Oddang. Beberapa kali pemain kelahiran Padang ini membuat frustasi Korinus dan Taufik. Kecepatannya pun patut diacungi jempol, karena sanggup adu sprint dengan pemain lawan yang memiliki kecepatan.

Dia adalah pemain potensial dan pemain penting bagi SFC,” puji pelatih Rahmad Darmawan, Kamis (11/2).
RD mengaku tidak pernah membedakan pemain. Di matanya semua pemain baik cadangan maupun starter sama. Apalagi musim ini dia menerapkan sistem rotasi untuk seluruh pemain mengingat padatnya jadwal kompetisi Liga Super Indonesia (ISL) 2009/2010.

Saya mengatakan ini merupakan sistem rotasi dan tergantung dalam standar latihan sejauhmana dia menunjukkan kemampuannya,” ujar RD.

Bobby mengaku senang diturunkan. Sejak awal kedatangannya bersama Sriwijaya FC, ia memang siap bersaing dengan bek-bek terbaik SFC. Makanya, ketika diajak bergabung dia memilih meninggalkan Persebaya, tim yang selalu menjadikannya starter. “Intinya saya siap bersaing. Tetapi semuanya berlangsung secara sehat. Sebab saya juga belajar dari para senior saya dan menghormati mereka,” ujar Bobby